Tidak semua lansia akan mengalami demensia. Sebagian faktor risikonya dapat dikendalikan. Artikel berikut merupakan bagian ketiga sekaligus penutup dari seri cara menurunkan risiko demensia.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, beberapa risiko demensia berkaitan dengan kesehatan fisik yang dapat dijaga sejak dini, seperti masalah kardiovaskular, cedera kepala, gangguan pendengaran dan penglihatan. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi bagian penting yang tak boleh dilewatkan.
* Mengenali Demensia: Faktor Risiko yang Dapat Dikendalikan (1)
* Mengenali Demensia: Faktor Risiko yang Dapat Dikendalikan (2)
8. Kendalikan Faktor Risiko Kardiovaskular
Atasi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes. Perhatikan kadar kolesterol LDL dan segera dapatkan pengobatan jika kadarnya terlalu tinggi. Ikuti program penurunan berat badan jika mengalami kegemukan atau obesitas.
Gaya hidup sehat, seperti pola makan dan aktivitas fisik, serta pengobatan yang tepat adalah kunci mengendalikan faktor risiko ini. Yang juga penting, bersikap positif terhadap penuaan. Menjadi tua tidak berarti lemah dan sakit-sakitan. Banyak hal bergantung pada cara pandang kita tentang usia tua.
Penelitian menunjukkan, orang yang memiliki keyakinan negatif tentang penuaan lebih mungkin mengalami kejadian kardiovaskular. Sebaliknya, sikap positif terhadap penuaan menjauhkan kita dari berbagai kondisi kronis, bahkan terbukti dapat menurunkan risiko demensia.
Artikel Terkait:
- Mengenal Ragam Penyakit Kardiovaskular
- Mengelola Kondisi Medis, Mengurangi Risiko Demensia
- Studi: Cukup Tiga Menit Aktivitas Ini Bisa Mengurangi Risiko Serangan Jantung
9. Lindungi Kepala dari Cedera
Trauma kepala atau cedera otak traumatis (TBI/traumatic brain injury) memang tidak selalu dapat dihindari. Namun, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu melindungi kepala dan mengurangi risikonya.
- Selalu kenakan helm saat melakukan aktivitas yang berisiko tinggi, seperti bersepeda, menunggang kuda, mengendarai sepeda motor, atau kendaraan segala medan.
- Di dalam mobil, pastikan sabuk pengaman selalu terpasang dengan benar.
- Waspada risiko jatuh—penyebab paling umum cedera kepala pada lansia.
- Berhati-hatilah saat naik atau turun tangga, berjalan di permukaan tidak rata, atau berada di area yang belum dikenal.
- Di rumah, jaga lantai dan tangga agar bebas dari barang berserakan yang dapat membuat lansia tersandung dan jatuh.
- Pasang pegangan pada tangga untuk membantu lansia naik-turun dengan lebih aman.
- Pastikan pencahayaan cukup terang, terutama di area tangga dan lorong.
- Periksa agar karpet atau permadani menempel kuat sehingga tidak mudah bergeserr.
Artikel Terkait:
Waspadai 6 Perubahan Terkait Usia yang Meningkatkan Risiko Terjatuh
10. Tangani Gangguan Pendengaran
Orang dengan gangguan pendengaran berisiko lebih tinggi mengalami penurunan kognitif. Penanganan sejak dini, seperti penggunaan alat bantu dengar, dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Penelitian menunjukkan, penggunaan alat bantu dengar dapat memperlambat penurunan kognitif. Untuk membantu mencegah gangguan pendengaran seiring bertambahnya usia, perbanyak konsumsi makanan yang kaya omega-3.
Artikel Terkait:
11. Atasi Gangguan Penglihatan
Penelitian menunjukkan, tidak menangani gangguan penglihatan dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia. Pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu mendeteksi masalah lebih dini sebelum kondisi memburuk.
Artikel Terkait:
- Waspadai Masalah Penglihatan di Atas Usia 60, Periksakan Mata Secara Teratur
- Menjaga Kesehatan Mata, Melindungi Mata dari Kehilangan Penglihatan & Kebutaan
12. Rutin Kontrol Kesehatan
Seiring bertambahnya usia, risiko terkena kondisi kronis dan masalah kesehatan lainnya ikut meningkat. Karena itu, pemeriksakan kesehatan secara teratur sangat penting untuk menjaga kualitas hidup, terutama bagi yang berusia 50 tahun ke atas.
Jika mengalami depresi, stres, atau kecemasan, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada psikolog atau psikiater.
Artikel Terkait:
- Rekomendasi Pemeriksaan Kesehatan Untuk Usia 50 ke Atas
- Pemeriksaan Kesehatan Khusus untuk Wanita dan Pria
- Tips Meminimalkan Masalah Kesehatan Seiring Bertambahnya Usia
Sahabat Lansia, menjaga kesehatan fisik dan melakukan pemeriksaan medis secara rutin adalah bagian penting dari upaya menurunkan risiko demensia.
Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberi manfaat besar di masa depan. Merawat diri berarti memberi ruang bagi otak untuk tetap bekerja optimal lebih lama. (*)
- Mengenali Demensia: Cara Menurunkan Risikonya (1)
- Mengenali Demensia: Cara Menurunkan Risikonya (2)
- Mengenali Demensia: Cara Menurunkan Risikonya (3)
Sumber:
* Mayo Clinic
* NCOA
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




