STUDI: Cukup Tiga Menit Aktivitas Ini Bisa Mengurangi Risiko Serangan Jantung

STUDI: Cukup Tiga Menit Aktivitas Ini Bisa Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Penelitian baru menunjukkan, cukup dengan tiga menit aktivitas fisik sedang yang dilakukan secara alami dalam keseharian, bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, olahraga sangat penting untuk kesehatan jantung. Namun, bagaimana jika kita tidak punya waktu atau stamina untuk sesi olahraga yang lama? Jangan khawatir, cukup tiga menit aktivitas ini bisa mengurangi risiko serangan jantung.

Penelitian baru menunjukkan, cukup dengan tiga menit aktivitas fisik sedang yang dilakukan secara alami dalam keseharian, bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

 

GERAKAN KECIL, MANFAAT BESAR

Melakukan pekerjaan rumah tangga atau berjalan-jalan sebentar di sekitar rumah mungkin tidak terlihat seperti aktivitas fisik yang signifikan. Namun, bagi banyak orang, gerakan sehari-hari ini cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

Padahal, penurunan aktivitas insidental atau tugas sehari-hari—seperti memasak, membersihkan rumah, memotong rumput, atau berkebun—dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

Meskipun bukan bagian dari rutinitas latihan/olahraga resmi, aktivitas-aktivitas tersebut tetap dihitung sebagai aktivitas fisik dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

 

STUDI TERBARU: BUKTI NYATA MANFAAT AKTIVITAS HARIAN

Sebuah studi terkini yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation menegaskan betapa pentingnya bagi para lansia untuk tetap aktif, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun.

Penelitian ini melibatkan 24 ribu lansia yang rata-rata berusia 62 tahun dan mengaku tidak rutin berolahraga.

Para peneliti memantau pergerakan mereka selama sedikitnya tujuh hari untuk memahami hubungan dosis-respons aktivitas fisik insidental dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Pemantauan dilakukan dengan menggunakan alat akselerometer yang dikenakan di pergelangan tangan peserta.

 

MANFAAT AKTIVITAS BERDASARKAN INTENSITAS

Hasilnya sangat mencengangkan! Mereka yang secara teratur melakukan aktivitas insidental sedang memiliki risiko lebih rendah terkena masalah jantung atau meninggal karenanya.

Para peneliti menemukan pola berbentuk huruf L. Artinya, manfaat kesehatan lebih terasa pada tingkat yang lebih rendah dan kemudian mendatar setelah mencapai jumlah tertentu.

Para peneliti juga membandingkan bagaimana intensitas aktivitas fisik yang berbeda memengaruhi kesehatan jantung.

Mereka menemukan, hanya satu menit aktivitas intensitas tinggi (seperti berlari atau bersepeda) memberikan manfaat kardiovaskular yang sama dengan 2,8—3,4 menit aktivitas intensitas sedang, seperti pekerjaan rumah tangga yang berat (menyedot debu, mengepel lantai, atau berkebun) atau 35—48 menit aktivitas intensitas rendah, seperti berjalan santai atau pekerjaan rumah tangga yang ringan.

 

Sahabat Lansia, yuk, biasakan bergerak! Tak perlu waktu khusus untuk berolahraga. Aktivitas fisik dalam keseharian, walau singkat, sudah bisa membawa manfaat besar bagi kesehatan jantung. Ayo, kita mulai dari sekarang! (*)

 

 

Sumber:
Medical Daily

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.