Gaya Rambut Praktis untuk Wanita Lansia
- Gaya Hidup
- 11 Juli 2019

Osteoartritis (OA) merupakan penyebab nyeri sendi yang paling sering dialami lansia. Kondisi ini berkembang secara bertahap ketika tulang rawan sendi mulai menipis dan kehilangan fungsinya. Agar lebih memahami perbedaannya dengan osteoporosis, penting mengetahui apa saja penyebab dan faktor risiko OA.

Osteoporosis dan osteoartritis adalah dua kondisi berbeda. Osteoporosis berfokus pada masalah kepadatan tulang, sedangkan osteoartritis berkaitan dengan kerusakan tulang rawan di sendi. Karena itu, penyebab dan faktor risikonya juga berbeda.

Osteoporosis dan osteoartritis (OA) adalah dua kondisi yang berbeda meskipun sering dianggap sama. Keduanya sama-sama memengaruhi sistem gerak tubuh, tetapi menyerang bagian yang berbeda. Kenali gejalanya masing-masing

Perempuan lebih berisiko mengalami osteoartritis dibanding laki-laki. Namun, risiko ini dapat dikurangi dengan perubahan gaya hidup dan kebiasaan sederhana sehari-hari.

Osteoartritis (OA) adalah bentuk artritis paling umum yang menyebabkan nyeri, peradangan, dan kekakuan sendi. Kondisi ini lebih sering dialami perempuan, terutama setelah usia 50, akibat kombinasi multifaktor, seperti pengaruh usia, hormon, anatomi tubuh, juga berat badan.

Sendi yang sehat membuat kita tetap aktif di usia berapa pun. Namun, seiring waktu, osteoartritis bisa mulai mengganggu pergerakan. Yuk, kenali lima sendi yang paling sering diserang penyakit ini agar kita bisa menjaga kesehatannya sejak dini.