BERAT BADAN SEHAT Dimulai dari Nutrisi yang Baik

BERAT BADAN SEHAT Dimulai dari Nutrisi yang Baik

“Kita adalah apa yang kita makan.” Penelitian telah lama menunjukkan, makanan yang kita konsumsi setiap hari berdampak besar pada kesehatan dan kebugaran kita.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, berat badan sehat sangat penting. Berat badan sehat dimulai dari nutrisi yang baik.

Berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

Sahabat Lansia mungkin pernah mendengar ungkapan ini, “Kita adalah apa yang kita makan.”

Penelitian telah lama menunjukkan, makanan yang kita konsumsi setiap hari berdampak besar pada kesehatan dan kebugaran kita.

Mengonsumsi makanan yang seimbang dan kaya nutrisi sangat penting sepanjang hidup, membantu kita merasa lebih baik dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Lansia memiliki risiko lebih besar terkena penyakit kronis. Selain itu, lansia juga rentan terhadap kondisi yang berkaitan dengan usia, seperti osteoporosis.

Namun, dengan memperhatikan pedoman diet, lansia dapat memperoleh berat badan yang sehat.

( Apa yang Dikatakan Berat Badan Tentang Kesehatan Kita? )
( Risiko Obesitas Meningkat Seiring Bertambahnya Usia )

 

BAGAIMANA LANSIA PERLU MAKAN AGAR TETAP SEHAT?

  Perhatikan kalori.

Kebutuhan energi pribadi tiap orang akan bervariasi menurut usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas individu.

Banyak buah dan sayur.

Sertakan lebih banyak buah dan sayur, juga biji-bijian utuh dan produk susu rendah lemak atau bebas lemak dalam pola makan lansia.

Kelompok makanan ini merupakan sumber nutrisi sangat baik yang lansia butuhkan, seperti serat makanan, kalium, kalsium, dan vitamin D.

Batasi konsumsi gula tambahan, lemak jenuh, dan natrium.

Memberi rasa pada makanan dengan rempah-rempah dapat membantu kita mengurangi asupan gula, garam, dan lemak jenuh.

Cukup protein.

Kecukupan protein membantu mencegah hilangnya massa otot.

Sumber protein yang bergizi meliputi makanan laut; produk susu rendah lemak dan tanpa lemak (termasuk alternatif kedelai yang diperkaya); serta kacang-kacangan, polong-polongan, dan lentil.

Tingkatkan kadar vitamin B12.

Meningkatkan kadar vitamin B12 dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang diperkaya vitamin B12, seperti sereal sarapan. Makanan lain dengan kadar vitamin B12 tinggi termasuk ikan sarden dan tuna.

Dokter mungkin menyarankan lansia untuk mengonsumsi suplemen

Minum banyak air.

Penting untuk mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Air putih pilihan terbaik.

Minuman lain yang baik termasuk buah tanpa pemanis atau jus sayuran rendah sodium, susu rendah lemak (atau bebas lemak), atau minuman kedelai yang diperkaya.

Cairan juga dapat diperoleh dari makanan yang mengandung air, seperti sup dan buah-buahan serta sayuran.

( 10 Alasan Pentingnya Hidrasi Seiring Bertambahnya Usia )

Batasi asupan minuman beralkohol.

Pedoman diet menyatakan, lansia dapat memilih untuk tidak minum alkohol atau membatasi asupan alkohol hingga 2 minuman atau kurang dalam sehari untuk pria dan 1 minuman atau kurang dalam sehari untuk wanita.

Sahabat Lansia dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk membantu merencanakan makan sehat yang disesuaikan dengan gaya hidup dan tujuan kesehatan pribadi. (*)

 

Sumber:
NCOA (8/4/2025)

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.