Penyakit kronis dapat berdampak serius pada lansia. Bukan hanya memengaruhi kesehatan fisik tetapi juga kualitas hidup dan kesejahteraan mental mereka.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, penyakit kronis adalah masalah kesehatan jangka panjang yang berlangsung selama beberapa bulan atau lebih. Umumnya, penyakit kronis dapat dikelola tetapi tidak sepenuhnya dapat disembuhkan.
Penuaan meningkatkan risiko berbagai kondisi medis kronis, seperti: artritis, demensia, diabetes, hipertensi, kanker, kolesterol tinggi, dan obesitas.
Sebagian besar lansia di atas 65 tahun diperkirakan mengalami setidaknya satu penyakit kronis.
Penyakit kronis dapat menyebabkan keterbatasan fungsi, beban finansial bagi individu dan sistem kesehatan, serta meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan.
KEHILANGAN KEMANDIRIAN
Penyakit kronis dapat memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan lansia, termasuk kualitas hidup secara keseluruhan.
Sebuah tinjauan (2019) mencatat lansia dengan kondisi kronis dapat mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, mandi, merawat diri, berpakaian, mengurus rumah tangga, hingga berpartisipasi dalam kegiatan rekreasi. Akibatnya, lansia jadi kurang mandiri.
Selain itu, penyakit kronis juga dapat memengaruhi kemampuan berkomunikasi dan mobilitas, sehingga lansia semakin sulit berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
MEMICU KECEMASAN & DEPRESI
Hilangnya kemandirian dan otonomi kerap memicu munculnya gejala depresi. Studi (2024) menunjukkan, kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari dapat menyebabkan kecemasan dan depresi pada lansia.
Disabilitas yang muncul akibat penyakit kronis berpotensi menimbulkan dampak serius pada kesehatan mental. Faktor penyebabnya beragam, dari ketidakmampuan melakukan aktivitas secara mandiri, minimnya interaksi sosial, hingga keterbatasan untuk keluar rumah.
Semua itu dapat menimbulkan perasaan cemas, depresi, dan isolasi. Dukungan keluarga dan pengasuh sangat penting—misalnya, mendorong lansia menekuni hobi dan tetap aktif secara sosial guna mengurangi rasa kesepian.
Sahabat Lansia, penyakit kronis memang tak dapat dihindari sepenuhnya. Namun, memahami dampaknya terhadap kemandirian dan kesehatan mental adalah langkah awal yang penting. Pada artikel berikutnya, kita akan membahas bagaimana mengelola penyakit kronis agar dampaknya dapat diminimalkan. (*)
Sumber:
Healthline (1/9/2025)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




