Hidup dengan kondisi kronis memang tidak mudah karena bisa memengaruhi aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, ada cara-cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengelola kondisi kronis dan meningkatkan kualitas hidup.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, memiliki penyakit kronis dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari, apalagi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini bisa membuat lansia kesulitan melakukan tugas rutin, bahkan yang sederhana sekalipun.
Meskipun penyakit kronis umunya tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, kondisi ini dapat dikelola dengan baik. Berikut empat cara yang bisa membantu lansia tetap merasa berdaya dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik.
1 | Rencana Perawatan/Pengobatan
Langkah pertama adalah bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk menyusun rencana perawatan/pengobatan. Setelah rencana dibuat, mematuhinya menjadi kunci penting agar kondisi tetap terkendali.
- Minum semua obat sesuai petunjuk, baik dosis maupun jadwalnya.
- Pantau kondisi kesehatan di rumah, seperti mengukur tekanan darah dan memantau gula darah.
- Jika ada gejala baru, gejala yang memburuk, atau perubahan mencurigakan, segera hubungi tenaga kesehatan.
- Jadwalkan dan jalani pemeriksaan rutin secara teratur, karena penyakit kronis dapat memengaruhi tubuh dengan berbagai cara.
2 | Pelajari Lebih Lanjut
Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki tentang kondisi kronis, semakin baik pula keputusan yang bisa diambil. Menurut CDC, self-management education (SME) dapat membantu lansia mempelajari keterampilan untuk:
- mengelola gejala,
- mengurangi stres,
- memperbaiki kebiasaan makan dan tidur,
- menjaga gaya hidup sehat.
3 | Aktivitas Fisik Teratur

Aktivitas fisik merupakan bagian penting dari kesejahteraan secara keseluruhan. Olahraga teratur dapat membantu mengelola kondisi kronis sekaligus mencegah komplikasi. Manfaat lainnya meliputi:
- Membantu tubuh berfungsi lebih baik.
- Meningkatkan kualitas tidur.
- Mengelola berat badan.
- Menjaga kemandirian dan kebugaran fisik untuk aktivitas sehari-hari.
- Mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi pada penderita artritis.
- Meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi depresi dan kecemasan.
- Menurunkan risiko kematian dini.
Bagi yang mampu, CDC merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit setiap minggu, ditambah latihan penguatan otot setidaknya dua hari dalam seminggu.
4 | Pola Makan Bergizi Seimbang
Nutrisi yang baik sangat penting dalam mengelola kondisi kronis sekaligus mencegah komplikasi.
Gizi seimbang berarti susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.
Merujuk Pedoman Diet untuk Orang Amerika 2020–2025, pola makan bergizi sebaiknya:
- Menekankan buah, sayur, biji-bijian utuh, serta susu dan produk susu tanpa lemak atau rendah lemak.
- Mengandung berbagai sumber protein, seperti daging tanpa lemak, unggas, seafood, telur, produk kedelai, dan kacang-kacangan.
- Rendah kolesterol, gula, natrium, lemak jenuh, dan lemak trans.
- Tetap berada dalam batas kalori yang direkomendasikan.
Sahabat Lansia, mengelola penyakit kronis membutuhkan kesabaran, disiplin, dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Dengan perawatan medis yang tepat, pemahaman yang cukup, gaya hidup aktif, serta pola makan bergizi seimbang, lansia dapat tetap menjalani hari-hari dengan kualitas hidup yang lebih baik.
Ingatlah, setiap langkah kecil menuju hidup sehat akan memberi dampak besar bagi kesehatan jangka panjang. (*)
Sumber:
CDC (15/5/2024)
Healthline (1/9/2025)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




