4 CARA APEL MEMBUAT KULIT TERLIHAT AWET MUDA

4 CARA APEL MEMBUAT KULIT TERLIHAT AWET MUDA

Apel bukan hanya menyegarkan, tapi juga kaya nutrisi yang membantu melawan tanda-tanda penuaan. Dari melindungi kulit terhadap sinar matahari, mendukung regenerasi sel, hingga menjaga hidrasi alami, apel punya peran penting dalam menjaga kulit tetap awet muda.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, apel kaya manfaat bagi kesehatan. Bukan hanya baik untuk jantung, apel juga mendukung kesehatan kulit, membantu kulit tampak lebih muda.

Melansir Verywell Health (16/9/2025), penelitian menunjukkan apel mengandung senyawa yang dapat mengurangi tanda-tanda penuaan kulit dan melindunginya dari kerusakan.

 

1 | Melindungi Terhadap Faktor Lingkungan

Paparan sinar matahari kronis menyebabkan tanda-tanda penuaan, seperti kemerahan, perubahan warna (hiperpigmentasi), perubahan ketebalan kulit, peradangan, dan kerusakan lain. Paparan sinar UV juga meningkatkan risiko kanker kulit seiring waktu.

Antioksidan dalam apel melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan faktor lingkungan lainnya. Sebuah studi menemukan, konsumsi suplemen polifenol apel dapat mencegah perubahan kulit dan tanda penuaan akibat sinar UV.

 

2 | Membantu Regenerasi Kulit

Kulit terus beregenerasi dengan mengganti sel. Ketika sel berhenti tumbuh dan membelah, sistem kekebalan akan membersihkannya agar sel-sel baru yang sehat bisa tumbuh.

Proses ini melambat seiring bertambahnya usia, membuat kulit tampak kusam dan kurang elastis. Tanda-tanda penuaan kulit meliputi berkurangnya hidrasi, elastisitas, dan ketebalan kulit.

Penelitian menemukan, serum kulit dengan ekstrak sel punca apel dapat meningkatkan tampilan kulit dan menunda tanda-tanda penuaan. Peserta studi mengalami lebih sedikit kerutan, kulit lebih terhidrasi, dan elastisitas meningkat.

 

Antioksidan Melindungi dari Kerusakan Sel

Apel kaya antioksidan, zat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Penelitian menunjukkan, konsumsi apel secara teratur dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Antioksidan menetralkan spesies oksigen reaktif (molekul tidak stabil yang merusak sel), sehingga mengurangi risiko penyakit tertertentu, termasuk jantung. Jenis antioksidan pada apel meliputi: flavonoid, polifenol, serta vitamin C dan E.

 

[ Makanan Sehat Tinggi Polifenol ]

 

3 | Mengurangi Peradangan

Apel mengandung antioksidan polifenol, yaitu antosianin dan flavonoid, yang memiliki efek anti-inflamasi. Satu studi menemukan, flavonoid bernama fisetin (alami pada apel) dapat meningkatkan kesehatan sel dan mengurangi peradangan kulit.

Studi lain menunjukkan, konsumsi makanan kaya apel dapat mengurangi peradangan kronis. Peradangan kronis dan stres oksidatif merupakan penyebab utama penuaan dini.

 

4 | Meningkatkan Hidrasi Kulit

Apel adalah buah yang menghidrasi karena mengandung 80—89 persen air. Kulit yang kekurangan cairan akan tampak lebih tua akibat kehilangan elastisitas dan kecerahannya.

Mengonsumsi apel membantu menjaga hidrasi tubuh, yang pada akhirnya membuat kulit tampak lebih segar.

 

Sahabat Lansia, meskipun apel kaya senyawa yang mendukung kesehatan kulit, penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Belum bisa dipastikan apakah konsumsi satu apel sehari benar-benar mengurangi tanda-tanda penuaan.

Banyak penelitian dilakukan pada hewan atau menggunakan suplemen apel, bukan buah utuh. Meski begitu, menambahkan apel ke menu harian tetap bermanfaat karena mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. (*)

 

Cara Alami Lain untuk Menjaga Kesehatan Kulit

 
Beberapa cara alami untuk memperlambat penuaan dan menjaga kulit tetap sehat:

  • Minum air putih, makan beragam buah dan sayur, serta berolahraga setiap hari.
  • Vitamin A, C, dan E merupakan antioksidan kuat yang melawan tanda-tanda penuaan; tersedia dalam banyak makanan dan suplemen nabati.
  • Mineral seng, tembaga, dan selenium telah dikaitkan dengan penampilan kulit yang lebih baik dan berkurangnya tanda-tanda penuaan.
  • Tanaman obat, termasuk lidah buaya, mengandung khasiat penyembuhan dan dapat mengurangi peradangan.
  • Kakao dan mentega kakao meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit saat dioleskan.
  • Probiotik mendukung kekebalan tubuh dan kesehatan usus, yang berpengaruh pada kesehatan kulit.

 

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.