Apel bukan hanya buah segar yang menyehatkan, tapi juga sahabat setia bagi jantung. Yuk, kenali bagaimana apel menjaga kesehatan kardiovaskular kita.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, ungkapan “satu apel sehari menjauhkan dari dokter” mungkin terdengar berlebihan. Namun faktanya, apel memang memiliki manfaat kesehatan—salah satunya, melindungi jantung.
Berbagai penelitian mendukung hal ini. Dalam sebuah tinjauan berskala besar, para ahli meneliti 16 studi mengenai konsumsi apel dan risiko penyakit kardiovaskular (PKV).
Hasilnya, konsumsi apel utuh berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat PKV, penyakit jantung iskemik, stroke, kalsifikasi aorta abdominal yang parah, hingga kematian karena penyakit lain.
Secara khusus, konsumsi apel utuh mampu menurunkan kolesterol total, kolesterol “jahat” LDL, tekanan darah sistolik, tekanan nadi, serta kadar sitokin inflamasi plasma. Sebaliknya, apel juga meningkatkan kolesterol “baik” HDL.
Temuan ini didasarkan pada konsumsi 100—150 gram apel per hari, setara dengan 1—2 apel berukuran kecil hingga sedang.
MENGAPA APEL BAIK UNTUK JANTUNG?
Apel kaya akan serat dan senyawa tumbuhan yang diyakini berperan dalam menjaga tekanan darah tetap sehat.
Apel kaya akan flavonoid, termasuk quercetin dan proantosianidin, juga asam fenolik dan serat pangan. Senyawa-senyawa ini bekerja melalui berbagai mekanisme untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Berikut beberapa cara apel membantu menjaga kesehatan jantung.
-
Flavonoid Membantu Pembuluh Darah Rileks
Senyawa tanaman dalam apel ini memberi sinyal pada pembuluh darah untuk sedikit melebar, sehingga darah lebih mudah mengalir.
-
Polifenol Meredakan Peradangan
Apel mengandung antioksidan polifenol yang merupakan antiinflamasi alami. Berkurangnya peradangan berarti berkurangnya tekanan pada arteri seiring waktu.
-
Antioksidan Melindungi dari Kerusakan Sel
Antioksidan dalam apel bekerja sebagai perisai yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat molekul tidak stabil dalam tubuh.
-
Serat Menjaga Arteri Tetap Sehat
Serat larut dalam apel membantu menurunkan kolesterol dan menjaga arteri tetap fleksibel—dua hal yang penting untuk pengendalian tekanan darah jangka panjang.
-
Senyawa Alami Bekerja Sama
Satu ulasan menemukan, konsumsi apel utuh—sekitar satu apel berukuran sedang setiap hari—berkaitan dengan perbaikan sederhana pada tekanan darah, kolesterol, peradangan, dan fungsi pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung koroner.
Secara keseluruhan, efek ini tidak serta-merta menyebabkan penurunan tekanan darah secara langsung, tetapi menciptakan kondisi yang lebih sehat bagi jantung dan pembuluh darah dalam jangka panjang.
APAKAH SATU APEL SEHARI SUDAH CUKUP?
Data menunjukkan, mengonsumsi satu hingga dua apel setiap hari dapat memberikan manfaat kardiovaskular. Namun, efek ini biasanya terlihat dalam jangka panjang, bukan sebagai penurunan tekanan darah akut.
Menariknya, manfaat paling besar diperoleh dari mengonsumsi apel utuh. Sebuah studi dilakukan pada lebih dari 2.300 orang dengan hipertensi. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi apel utuh sebanyak 3—6 kali seminggu, hidup lebih lama dan memiliki kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.
Sebaliknya, jus apel dan saus apel tidak memberikan manfaat yang sama terkait tekanan darah .
Sahabat Lansia, yuk, mulai biasakan makan apel setiap hari agar jantung tetap sehat dan hidup terasa lebih bugar! (*)
Sumber:
EatingWell (16/9/2025)
Verywell Health (18/9/2025)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




