Sering kali kita fokus pada produk perawatan kulit, padahal makanan sehari-hari memiliki peran yang jauh lebih besar untuk tetap awet muda. Lima makanan ini membantu menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, siapa yang tidak ingin punya kulit lebih muda dan sehat? Selama ini banyak orang mengandalkan produk perawatan kulit, padahal apa yang kita konsumsi setiap hari justru memberi pengaruh jauh lebih besar terhadap proses penuaan kulit.
Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan kuat antara pola makan dan kesehatan kulit. Makanan berbasis nabati, khususnya, mengandung nutrisi penting yang melindungi kulit (dan tubuh secara keseluruhan) dari faktor-faktor penuaan, seperti radikal bebas dan peradangan.
Melansir WebMD, berikut lima makanan yang dapat membantu kulit tetap tampak lebih muda.
1 | Alpukat
Alpukat kaya akan vitamin E yang larut dalam lemak dan lemak sehat tak jenuh tunggal.
Vitamin E berperan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, penuaan akibat paparan sinar matahari, serta hilangnya kolagen—zat pengencang alami kulit. Nutrisi ini juga membantu menurunkan peradangan.
Lemak sehat dalam alpukat membantu menjaga kelembapan dan keseimbangan pH kulit, sehingga kulit tetap kenyal dan terlindungi dari kekeringan yang dapat memperjelas garis halus serta kerutan.
Tubuh juga membutuhkan lemak untuk menyerap vitamin yang larut dalam lemak, termasuk vitamin E, dan alpukat menyediakan keduanya sekaligus.
2 | Ikan Salmon
Salmon merupakan sumber lemak sehat tak jenuh ganda, terutama asam lemak omega-3 yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Kekurangan asam lemak dapat membuat kulit kering dan mudah mengelupas.
Omega-3 membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, mengurangi peradangan, serta menjaga kulit tetap kenyal dan lembut. Asam lemak ini berperan dalam memperbaiki kulit yang rusak, terutama akibat dehidrasi.
Penting pula menjaga keseimbangan antara omega-3 (lebih banyak) dan omega-6 (lebih sedikit). Sebagian besar omega-6 berasal dari makanan olahan tinggi minyak nabati, sehingga perlu dikurangi.
3 | Buah Berry
Buah berry dikenal kaya akan antioksidan, nutrisi yang melawan stres oksidatif akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan kulit, kekeringan, dan kusam.
Manfaat berry berasal dari kombinasi vitamin C dan fitonutrien, termasuk flavonoid, seperti antosianin yang memberi warna gelap alami pada buah.
Stroberi mendapat nilai tinggi untuk mendukung kesehatan kulit, diikuti oleh raspberry merah, raspberry hitam, blueberry, dan blackberry.
4 | Ubi Jalar
Ubi jalar kaya akan beta-karoten, yang di dalam tubuh diubah menjadi vitamin A, nutrisi penting untuk kesehatan kulit.
Karotenoid lain, seperti likopen, lutein, dan zeaxanthin, membantu melindungi kulit dari efek penuaan akibat paparan sinar matahari.
Ubi jalar ungu juga mengandung antosianin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi, serta beta-karoten.
5 | Sayuran Berdaun Hijau Gelap
Sayuran berdaun hijau gelap merupakan sumber vitamin C dan K yang luar biasa. Contohnya kale, bayam, Swiss chard, serta selada, seperti arugula dan romaine.
Sayuran ini uga mengandung karotenoid yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Kale, misalnya, kaya akan karotenoid dan vitamin C. Mengonsumsinya secara rutin dapat meningkatkan kadar kolagen dan elastin, sehingga kulit tetap kenyal dan lentur.
Agar penyerapan nutrisi lebih optimal, sayuran ini sebaiknya dikonsumsi bersama lemak sehat, seperti minyak zaitun, baik sebagai dressing maupun saat memasak.
Baca Juga: Apa yang Perlu Diketahui tentang Antioksidan, Radikal Bebas & Stres Oksidatif?
Sahabat Lansia, menjaga kulit tetap awet muda bukan hanya soal perawatan dari luar, tetapi juga tentang memberi nutrisi yang tepat dari dalam.
Masih ada makanan lain yang tak kalah penting dalam mendukung elastisitas, hidrasi, dan perlindungan kulit. Simak kelanjutannya pada bagian berikutnya. (*)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




