Tidur merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Di tengah tekanan hidup yang tinggi, mendapatkan tidur malam yang nyenyak menjadi semakin krusial.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, sering kali tidur menjadi korban pertama ketika kita sedang stres. Padahal, tidur nyenyak tetap bisa kita dapatkan meski sedang berada di masa penuh tekanan.
Tidur punya efek memulihkan dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tidur membantu kita tetap sehat, bertenaga, dan waspada. Tidur juga memberi waktu bagi tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel dan organ akibat aktivitas sepanjang hari.
Sebaliknya, kurang tidur bisa berdampak pada kesehatan mental, seperti depresi dan gangguan daya ingat. Risiko jatuh di malam hari juga meningkat, begitu pula sensitivitas terhadap rasa sakit. Belum lagi kecenderungan mengonsumsi lebih banyak obat tidur, baik yang diresepkan dokter maupun yang dijual bebas.
Tak hanya itu, kurang tidur turut dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit, seperti gangguan jantung, diabetes, kelebihan berat badan, dan kanker payudara yang lebih tinggi.
POLA TIDUR BERUBAH SEIRING USIA
Banyak orang percaya, kebutuhan tidur akan berkurang seiring bertambahnya usia. Padahal, anggapan ini tidak benar. Sepanjang usia dewasa, kebutuhan tidur kita sebenarnya tetap sama.
Yang berubah adalah pola tidurnya—kemungkinan kita akan lebih sulit untuk tertidur, lebih mudah terbangun di malam hari, atau tidak lagi merasakan kualitas tidur yang benar-benar nyenyak.
Berapa Lama Kita Perlu Tidur?
Kebanyakan dari kita membutuhkan waktu tidur sekitar 7,5—9 jam per malam. Namun, jumlah jam tidur bukan satu-satunya tolok ukur. Bagaimana perasaan kita setelah bangun tidur juga sangat penting—ada yang merasa segar dengan tidur lebih singkat, sementara yang lain butuh waktu lebih lama untuk merasa benar-benar pulih.
TIPS TIDUR NYENYAK SETIAP MALAM
Seiring bertambahnya usia, tidur yang terfragmentasi menjadi lebih sering terjadi. Kabar baiknya, banyak gangguan tidur berasal dari kebiasaan yang terbentuk sepanjang hidup—dan kebiasaan ini masih bisa kita ubah.
Dengan membangun rutinitas tidur yang lebih sehat, kita tetap bisa menikmati tidur nyenyak, bahkan di tengah stres dan ketidakpastian.
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dimulai dari siang hingga malam untuk bantu mendapatkan tidur nyenyak.
| Kebiasaan di Siang Hari | Kebiasaan di Malam Hari |
| Berolahraga secara teratur. | Matikan semua perangkat: radio, TV, telepon, dll. |
| Ungkapkan kekhawatiranmu kepada teman atau keluarga | Kurangi pencahayaan buatan sebanyak mungkin. |
| Tetap aktif secara sosial. | Redam kebisingan dan jaga suhu kamar tetap sejuk. |
| Luangkan waktu di bawah sinar matahari. | Jaga rutinitas waktu tidur yang konsisten. |
| Coba meditasi 10 menit setiap hari. | Hindari membaca dari perangkat dengan lampu latar. |
| Batasi konsumsi kafein, alkohol, dan nikotin, terutama pada sore dan malam. | Hindari makan besar atau camilan sebelum tidur. |
TIDUR NYENYAK, HIDUP LEBIH RINGAN
Sahabat Lansia, kita menghabiskan sekitar sepertiga dari hidup kita untuk tidur. Karena itu, memperbaiki kebiasaan tidur adalah langkah penting—terutama di masa penuh tekanan.
Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, kita bisa menjalani dua pertiga hidup lainnya dengan lebih bertenaga, lebih sehat, dan jauh dari stres yang menguras jiwa.
Jika Sahabat Lansia masih mengalami gangguan tidur, bisa jadi penyebabnya adalah kasur yang sudah tidak lagi mendukung kenyamanan. Pertimbangkan untuk mengganti kasur lama dengan yang baru atau menggunakan alas tidur yang dapat disesuaikan agar kualitas tidur semakin optimal.
Namun, jika masalah tidur tetap berlangsung meski lingkungan dan kebiasaan sudah diperbaiki, jangan ragu untuk berkonsulktasi dengan dokter. (*)
SLEEP HYGIENE: MENERAPKAN KEBIASAAN SEHAT SEHARI-HARI
Tanda #5 Penuaan Sehat: TIDUR BERKUALITAS
Sumber:
NCOA
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




