Kesepian kerap mengintai di usia senja. Kehadiran hewan peliharaan dapat membantu meredakan sepi, membangun rutinitas harian, serta membuka peluang interaksi sosial yang hangat dan bermakna.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, kesepian sering dialami lansia. Untungnya, kehadiran hewan peliharaan mampu melawan bukan hanya kesepian, tetapi juga isolasi sosial.
Kesepian dan isolasi sosial tidaklah sama, tetapi saling berkaitan. Kesepian adalah perasaan tidak nyaman karena sendirian atau merasa terpisah. Isolasi sosial adalah kurangnya kontak sosial dan hanya memiliki sedikit orang untuk berinteraksi secara teratur.
Seseorang dapat hidup sendiri dan tidak merasa kesepian atau terisolasi secara sosial. Sebaliknya, seseorang bisa merasa kesepian meski sedang bersama orang lain.
Studi menunjukkan, kesepian dan isolasi sosial berkaitan dengan risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, depresi, dan penurunan kognitif—termasuk demensia.
TEMAN SETIA YANG MEMBERI TUJUAN
Menariknya, kehadiran hewan peliharaan sebagai teman setia yang mampu melawan kesepian dan isolasi sosial, juga dapat memberikan rasa memiliki tujuan hidup.
“Memiliki hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing, untuk kita rawat dan ajak berinteraksi setiap hari bisa sangat berarti, terutama bagi lansia yang tinggal sendiri,” ujar Dr. Emily Tincher, Chief Veterinary Officer di Nationwide.
Hewan peliharaan, lanjutnya, memberikan persahabatan, rasa memiliki tujuan, dan cinta tanpa syarat.
“Mereka membantu melawan kesepian dengan menyediakan interaksi yang konsisten, mendorong rutinitas, dan bahkan menciptakan kesempatan untuk bersosialisasi—entah lewat pertemuan dengan sesama pemilik hewan atau sekadar berbagi momen hangat bersama.”
JEMBATAN MENUJU INTERAKSI SOSIAL

Hewan peliharaan juga membantu kita membangun hubungan sosial yang lebih kuat. Anjing, misalnya, mendorong pemiliknya keluar dari rasa terisolasi atau malu. Studi menunjukkan, memiliki dan mengajak anjing jalan-jalan meningkatkan interaksi sosial.
Hewan peliharaan memberi kita alasan untuk bercakap-cakap dengan orang lain—entah itu saat berjalan-jalan di lingkungan sekitar, berkunjung ke dokter hewan, maupun berbelanja di toko hewan.
Mereka adalah ice breaker yang hebat, membuat kita lebih mudah bertemu orang baru dan terhubung melalui pengalaman bersama.
Lebih dari itu, hewan peliharaan dapat mengurangi kecemasan sosial dengan memberikan rasa nyaman dan diterima, sehingga kita merasa lebih percaya diri dan terhubung dengan dunia di sekitar.
Hasil survei HABRI dan Mars Petcare terhadap para pemilik hewan menunjukkan bahwa:
- 80% pemilik hewan merasa tidak terlalu kesepian berkat keberadaan hewan peliharaan mereka.
- 85% responden percaya, berinteraksi dengan hewan dapat mengurangi rasa kesepian.
- 54% responden mengatakan, hewan peliharaan membantu mereka terhubung dengan orang lain di komunitas.
Sahabat Lansia, hewan peliharaan bukan sekadar teman di rumah. Mereka menghadirkan rutinitas, rasa memiliki tujuan, serta jembatan untuk kembali terhubung dengan orang lain—membantu lansia melawan kesepian dan isolasi sosial dengan cara yang hangat dan berarti. (*)
Rahasia Hewan Peliharaan:
#1: Meningkatkan Aktivitas Fisik
#2: Menjaga Mobilitas & Keseimbangan
#3: Menjaga Kesehatan Jantung
#4: Mengusir Stres & Menenangkan Pikiran
#5: Melawan Kesepian & Isolasi Sosial
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




