• MENOPAUSE: 6 Pilar Pengobatan Gaya Hidup (2)

    MENOPAUSE: 6 Pilar Pengobatan Gaya Hidup (2)

    • 21 Oktober 2025

    Melanjutkan seri sebelumnya, tiga pilar lanjutan pengobatan gaya hidup berfokus pada kebiasaan dan hubungan sosial. Dengan menghindari zat berisiko, tidur yang cukup dan berkualitas, serta relasi yang sehat, perempuan dapat menua dengan kuat, tenang, dan bahagia.

  • MENOPAUSE: 6 Pilar Pengobatan Gaya Hidup (1)

    MENOPAUSE: 6 Pilar Pengobatan Gaya Hidup (1)

    • 21 Oktober 2025

    Hari Menopause Sedunia 2025 mengangkat tema “Lifestyle Medicine” atau Pengobatan Gaya Hidup. Tema ini menekankan bahwa perubahan gaya hidup dapat membantu perempuan menghadapi menopause dengan lebih sehat dan bahagia.

  • 7 CARA MENGURANGI RISIKO TERKENA OSTEOARTRITIS

    7 CARA MENGURANGI RISIKO TERKENA OSTEOARTRITIS

    • 20 Oktober 2025

    Perempuan lebih berisiko mengalami osteoartritis dibanding laki-laki. Namun, risiko ini dapat dikurangi dengan perubahan gaya hidup dan kebiasaan sederhana sehari-hari.

  • 20 Oktober – Hari Osteoporosis Sedunia: Yuk, Kuatkan Tulang Mulai Sekarang!

    20 Oktober – Hari Osteoporosis Sedunia: Yuk, Kuatkan Tulang Mulai Sekarang!

    • 20 Oktober 2025

    Hari Osteoporosis Sedunia yang jatuh setiap 20 Oktober mengingatkan kita untuk lebih peduli pada kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis sejak dini agar tetap kuat dan mandiri seiring bertambahnya usia.

  • 18 Oktober – Hari Menopause Sedunia & Sejarahnya

    18 Oktober – Hari Menopause Sedunia & Sejarahnya

    • 18 Oktober 2025

    Hari Menopause Sedunia yang diperingati setiap 18 Oktober mengajak dunia untuk memahami lebih dalam tentang perubahan yang terjadi pada perempuan ini, serta mendukung perempuan agar tetap sehat dan percaya diri menjalani masa transisi tersebut.

  • MENGAPA PEREMPUAN LEBIH BERISIKO MENGALAMI OSTEOARTRITIS?

    MENGAPA PEREMPUAN LEBIH BERISIKO MENGALAMI OSTEOARTRITIS?

    • 17 Oktober 2025

    Osteoartritis (OA) adalah bentuk artritis paling umum yang menyebabkan nyeri, peradangan, dan kekakuan sendi. Kondisi ini lebih sering dialami perempuan, terutama setelah usia 50, akibat kombinasi multifaktor, seperti pengaruh usia, hormon, anatomi tubuh, juga berat badan.