Makanan yang baik tentunya mengandung nutrisi yang baik pula. Makanan dapat membantu melindungi kita terhadap penyakit kronis. Apa lagi makanan terbaik seiring bertambahnya usia?
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, berat badan sehat dimulai dari nutrisi yang baik. Makanan yang baik tentunya mengandung nutrisi yang baik pula. Apa sajahkah makanan terbaik seiring bertambahnya usia?
Pada artikel sebelumnya telah dibahas beberapa makanan terbaik seiring bertambahnya usia. Berikut ini lanjutannya.
⚫ Sayuran Silangan
Semakin banyak lilin di kue ulang tahun, semakin lemah sistem kekebalan tubuh kita. Mengonsumsi sayuran dapat membantu memperkuat pertahanan tubuh kita terhadap kuman.
Sayuran silangan, seperti brokoli, kubis brussel, dan kembang kol, memiliki zat kimia yang disebut sulforafan. Zat ini mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh sehingga lebih mampu menyerang racun yang merusak sel-sel dan menyebabkan penyakit seiring berjalannya waktu.

Mengonsumsi sayuran silangan sesering mungkin juga dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker.
⚫ Sayuran Hijau Tua
Untuk menjaga kesehatan mata, makanlah lebih banyak sayuran hijau tua, seperti bayam, kangkung, dan sawi hijau. Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat menurunkan risiko terkena katarak dan degenerasi makula.
Makanlah setidaknya satu porsi sehari. Selain bagus untuk mata, sayuran ini juga membantu mencegah penurunan daya ingat, daya pikir, dan penilaian yang dapat terjadi seiring bertambahnya usia.
⚫ Sayur dan Buah Berwarna Merah dan Oranye
Beberapa contohnya adalah semangka, tomat, paprika merah dan oranye.
Sayur dan buah berwarna kaya akan senyawa alami yang disebut likopen. Penelitian menunjukkan. makanan yang mengandung likopen dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker dan juga melindungi dari stroke.
Likopen adalah zat kimia yang disebut karotenoid—merupakan pigmen alami yang memberi warna pada tanaman, buah, dan sayuran.
Likopen dikenal sebagai salah satu antioksidan alami yang paling kuat—inilah manfaat utama likopen bagi kesehatan. Para ilmuwan percaya, likopen dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit kronis, seperti kanker, diabetes, dan jantung.
⚫ Buah Blueberry
Blueberry mengandung polifenol—senyawa yang mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Polifenol dianggap sebagai “zat penting seumur hidup” karena potensinya untuk mengurangi risiko penyakit kronis.
Nah, blueberry mengurangi kerusakan pada DNA kita yang dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya beberapa penyakit. Blueberry juga meningkatkan kemampuan sel-sel otak untuk “berkomunikasi” satu sama lain.
Mengonsumsi buah blueberry adalah salah satu cara yang lezat untuk melindungi otak seiring bertambahnya usia plus mencegah penyakit.
Blueberry segar adalah yang terbaik. Kandungan polifenolnya akan berkurang jika blueberry dipanggang menjadi muffin, roti, atau pai.

Penelitian menunjukkan, orang yang memiliki pola makan kaya polifenol—mengonsumsi lebih dari 650 miligram per hari—memiliki risiko kematian lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi kurang dari 500 miligram per hari.
⚫ Alpukat
Penelitian menunjukkan, antioksidan dalam alpukat dapat meningkatkan daya ingat dan membantu kita memecahkan masalah lebih cepat.
Alpukat juga dapat menurunkan kolesterol, mengurangi risiko terkena radang sendi, membantu mempertahankan berat badan yang sehat, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
⚫ Ubi Jalar
Ubi jalar mengandung banyak beta karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A.
Selain penting untuk kesehatan mata dan kulit, vitamin A juga menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.
Hanya dengan mengonsumsi satu ubi jalan ukuran sedang saja, kita sudah memperoleh vitamin A sebanyak yang terkandung dalam 23 cangkir brokoli matang.
Untuk tambahan vitamin A, pilih varietas ungu. Senyawa yang memberinya warna cerah dapat memperlambat perubahan terkait usia di otak.
Bukan Hanya Makanan, Air Juga Sangat Penting
Seiring bertambahnya usia, tubuh bukan hanya kehilangan air, tetapi rasa haus kita pun mulai memudar. Itu berarti lansia butuh waktu lebih lama untuk menyadari saat dirinya kekurangan cairan.
Air merupakan “makanan” bagi kesehatan dalam banyak hal. Air melindungi sendi-sendi kita, membantu mengendalikan suhu tubuh, dan memengaruhi suasana hati serta seberapa baik kita dapat fokus.
Minumlah delapan gelas air setiap hari untuk kesehatan.
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




