Peringatan Hari Olahraga Nasional 2025 menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya olahraga sebagai gaya hidup sehat, termasuk bagi lansia.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, setiap tahun pada 9 September, kita memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Tema Haornas 2025 adalah “Olahraga Satukan Kita.
Dalam sambutannya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menjelaskan, tema tersebut mengandung makna olahraga bukan sekadar sarana meraih prestasi. Olahraga juga menjadi wahana untuk memperkokoh persatuan bangsa.
“Olahraga mengajarkan kita sportivitas, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada. Nilai-nilai ini adalah teladan yang bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Menpora Dito Ariotedjo.
Menurutnya, kemenangan terbesar bukan hanya saat mengangkat piala. Kemenangan sejati hadir ketika kita mampu saling menghargai, saling mendukung, dan memandang perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu.
Melalui Haornas 2025, Menpora mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai budaya nasional dan gaya hidup masyarakat Indonesia.
“Setiap keluarga, sekolah, kampus, komunitas, dan kantor harus menjadi pusat gerakan olahraga, agar bangsa ini semakin bugar, produktif, dan siap bersaing di kancah dunia global,” ujarnya.

Dok. Kemenpora
OLAHRAGA & LANSIA
Menjadi tua bukan berarti waktunya bermalas-malasan di sofa sambil menonton acara favorit. Justru di usia lanjut, tubuh tetap perlu digerakkan.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), satu sesi aktivitas fisik sedang hingga berat memberikan manfaat langsung bagi kesehatan lansia—meningkatkan kualitas tidur, mengurangi perasaan cemas, dan mengurangi tekanan darah.
Jika dilakukan secara teratur, aktivitas fisik membantu mencegah berbagai penyakit kronis. Berikut ini manfaat jangka panjang aktivitas fisik bagi lansia.
[ Olahraga Mampu Tingkatkan Kekuatan Otak ]
- Mengurangi risiko demensia (termasuk Alzheimer).
- Mengurangi risiko depresi.
- Menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.
- Menurunkan risiko 8 jenis kanker (kandung kemih, payudara, usus besar, endometrium, kerongkongan, ginjal, paru-paru, dan perut).
- Mengurangi risiko penambahan berat badan.
- Membantu lansia hidup mandiri lebih lama.
- Meningkatkan kesehatan tulang.
- Mengurangi risiko jatuh.
- Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
[ Olahraga Sekarang, Umur Panjang Kemudian ]
Sahabat Lansia, Haornas bukan hanya peringatan tahunan, melainkan pengingat bahwa olahraga adalah kebutuhan semua usia, termasuk lansia.
Dengan bergerak aktif, tubuh lebih sehat, pikiran lebih segar, dan kehidupan pun lebih mandiri.
Mari, jadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian, demi kesehatan diri sekaligus kekuatan bangsa. (*)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




