MENGAPA HARUS MAKAN LEBIH BANYAK JERUK? Ini Alasannya! (1)

MENGAPA HARUS MAKAN LEBIH BANYAK JERUK? Ini Alasannya! (1)

Jeruk bukan sekadar buah yang segar dan manis, tetapi juga menyimpan beragam manfaat kesehatan yang luar biasa. Fakta-fakta ilmiah mendukung jeruk bisa menjadi bagian penting dalam pola makan sehat.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, kita disarankan mengonsumsi lebih banyak jeruk. Mengapa? Yuk, temukan alasannya di sini.

Jeruk telah lama menjadi favorit yang mudah ditemukan di berbagai musim. Rasanya yang segar dan manis tidak hanya menyenangkan lidah, tapi juga menyimpan banyak manfaat kesehatan yang luar biasa.

Sedikitnya ada 9 manfaat kesehatan dari mengonsumsi jeruk. Pada artikel pertama ini akan dibahas tiga manfaat jeruk yang membuat buah ini pantas menjadi bagian dari pola makan sehat harian kita.

 

1 | Meningkatkan Kesehatan Jantung

Jeruk adalah sumber serat dan kalium, dua nutrisi penting untuk kesehatan jantung. Satu cangkir jus jeruk menyediakan sekitar 14% dari kebutuhan kalium harian. Kalium adalah mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Office of Dietary Supplements (ODS) menemukan, orang dengan asupan kalium yang lebih tinggi mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya. Mereka terutama mengaitkan hal ini dengan efek kalium pada tekanan darah.

Faktanya, penelitian di Jepang menemukan, orang yang mengonsumsi jeruk dalam jumlah lebih tinggi memiliki tingkat penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.

Selain itu, sebuah tinjauan tahun 2017 menunjukkan, konsumsi jeruk bali terkait dengan penurunan tekanan darah sistolik..

Tak hanya itu, kandungan serat dan flavonoid dalam jeruk juga membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL), menurunkan kolesterol jahat (LDL), serta menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Flavonoid lain dalam jeruk, termasuk naringin, juga berfungsi sebagai antioksidan kuat yang mendukung kesehatan pembuluh darah dan fungsi jantung secara keseluruhan.

 

2 | Melindungi Otak

Beberapa penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson, terjadi akibat peradangan kronis dan stres oksidatif yang merusak sel-sel otak.

Flavonoid dalam jeruk, seperti hesperidin dan apigenin, diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.

Penelitian pada hewan dan uji laboratorium menunjukkan, senyawa ini terbukti melindungi sel-sel otak dan meningkatkan fungsi otak.

Bahkan, beberapa studi pada lansia juga menunjukkan, konsumsi jus jeruk dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, termasuk memori dan konsentrasi.

 

3 | Menurunkan Risiko Katarak

Jeruk mengandung tiamin atau vitamin B1 yang berperan dalam kesehatan mata. Beberapa penelitian menunjukkan, orang dengan asupan tiamin yang tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena katarak.

Satu buah jeruk berukuran sedang menyediakan sekitar 8% dari kebutuhan harian tiamin untuk wanita dewasa dan 6% untuk pria dewasa.

Sahabat Lansia, itulah tiga alasan pertama mengapa jeruk patut menjadi bagian dari menu harian kita. Masih ada manfaat lain yang tak kalah penting—akan dibahas dalam bagian selanjutnya. Jadi, jangan lewatkan artikel berikutnya! (*)

 

Sumber:
Healthline, Medical News Today, Verywell Fit

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.