Sampai saat ini, vaksin Covid-19 masih menjadi pertahanan terbaik terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian terkait penyakit virus korona 2019 ini.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, Covid-19 belum berakhir. Berikan perlindungan kepada orangtua atau kerabat yang lansia dari penyakit virus korona 2019ini. Vaksin mencegah sakit parah akibat Covid-19.
Sampai saat ini, vaksin Covid-19 masih menjadi pertahanan terbaik terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian terkait penyakit virus korona 2019 ini.
Lansia, terlebih yang berusia 65 tahun ke atas, terus berada pada risiko komplikasi tertinggi karena usia.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan vaksin Covid-19 2024-2025 bagi lansia 65 tahun ke atas dan mereka yang memiliki gangguan kekebalan tubuh sedang atau berat.
Sejak Oktober 2024, lansia 65 tahun ke atas dan orang dengan gangguan kekebalan tubuh sedang atau berat, dapat menerima dosis kedua vaksin Covid 2024-2025 enam bulan setelah dosis pertama.
Vaksin Aman dan Efektif Melindungi dari Virus Covid-19
Kekebalan tubuh terhadap Covid-19 akan meningkat dalam waktu sekitar dua minggu setelah mendapatkan vaksin.
Meskipun vaksin tidak memberikan perlindungan 100% dari penularan virus, vaksin akan membantu mengurangi keparahan dan durasi gejala jika sakit.
Kekebalan tubuh yang meningkat dari vaksin Covid-19 biasanya paling kuat selama beberapa bulan pertama.
Jangan khawatir tentang keamanannya. Semua jenis vaksin—termasuk vaksin Covid-19—dipastikan aman!
Jikapun ada efek samping, umumnya ringan dan hanya berlangsung sementara. Hal ini merupakan tanda normal bahwa tubuh sedang membangun perlindungan terhadap virus.
Efek samping yang umum dilaporkan meliputi:
- Nyeri dan pembengkakan di tempat suntikan atau lengan atas.
- Nyeri otot dan kelemahan.
- Demam dan/atau menggigil.
- Kelelahan
- Sakit kepala.
Setelah menerima suntikan vaksin, kita akan diminta menunggu setidaknya selama 15—30 menit untuk memeriksa reaksi alergi.
Meskipun jarang, reaksi alergi dapat terjadi pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki riwayat alergi parah atau anafilaksis. Konsultasikan dengan dokter sebelum mendapatkan vaksin.
Tunggu Hingga Tiga Bulan Jika Baru Saja Terkena Covid-19
Apabila kita baru saja terinfeksi Covid-19, maka harus menunggu hingga tiga bulan sebelum mendapatkan vaksin lainnya.
Alasan di balik penantian ini adalah kita mengembangkan kekebalan terhadap virus setelah sakit. Selain itu, infeksi ulang tidak mungkin terjadi dalam beberapa minggu (atau bahkan bulan) setelah infeksi.
Namun, jika kita atau orangtua atau kerabat yang lansia berisiko tinggi terkena penyakit parah, maka tidak boleh menunda mendapatkan vaksin penguat terlalu lama. Bicarakan dengan dokter tentang waktu terbaik berdasarkan situasi khusus ini.

Sahabat Lansia, Covid-19 belum berakhir. Ketahui cara penularannya dan lakukan tindakan pecegahan.
Vaksinasi berperan penting dalam memberikan perlindungan terhadap Covid-19. Terutama bagi lansia 65 tahun ke atas, dapat memberikan perlindungan terhadap sakit parah, rawat inap, dan kematian terkait Covid-19.
Bicarakan dengan dokter tentang mendapatkan vaksin Covid-19 terbaru. Ingat, Covid-19 belum berakhir! (*)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




