Selain makanan yang membantu meredakan gejala flu, ada pilihan lain yang berperan penting dalam menjaga kekuatan tubuh serta mempercepat pemulihan. Di sisi lain, beberapa makanan-minuman justru sebaiknya dihindari karena dapat memperparah gejala.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, setelah membahas beberapa makanan yang dapat membantu meringankan gejala flu, berikut ini pilihan lain yang tak kalah bermanfaat.
8 | Madu
Madu sering digunakan untuk membantu meredakan sakit tenggorokan. Pemanis alami ini memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu melawan infeksi saluran pernapasan.
Namun, perlu diingat, anak-anak di bawah usia 1 tahun tidak boleh mengonsumsi madu, karena berisiko keracunan.
9 | Teh Hangat
Menambahkan satu sendok madu ke dalam teh hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Uap dari air teh juga membantu melegakan hidung tersumbat.
Teh mengandung antioksidan yang disebut polifenol, berperan melindungi tubuh dari penyakit. Namun, hindari teh berkafein seperti teh hitam, karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
10 | Jahe dan Kunyit
Jahe memiliki sifat antimikroba, sedangkan kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.
Keduanya dapat ditambahkan ke dalam teh, sup, atau hidangan lain. Meski demikian, jahe dan kunyit bukanlah obat flu.
Dalam bentuk suplemen, perlu diperhatikan:
- Suplemen jahe yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan mulas, diare, serta iritasi mulut dan tenggorokan.
- Suplemen kurkumin dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikonsumsi bersama obat pengencer darah.
- Keamanan untuk Ibu hamil atau menyusui belum diketahui.
Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
11 | Yoghurt Yunani
Flu sering kali disertai diare atau muntah. Probiotik dalam yoghurt membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Yoghurt Yunani mengandung protein lebih banyak dan lebih sedikit laktosa dibanding yoghurt biasa, sehingga lebih mudah dicerna.
Dalam 150 gram yoghurt Yunani tawar terdapat sekitar 15 gram protein, sedangkan yoghurt biasa (terbuat dari susu murni) hanya sekitar 6 gram protein.
Pilih yoghurt rendah lemak dengan rasa tawar atau dengan kandungan gula tidak lebih dari 10 gram per kemasan/sajian,
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari
Setelah mengetahui makanan yang membantu meredakan flu, penting juga memahami makanan dan minuman yang justru dapat memperparah gejala flu.
* Minuman Berkafein
Contohnya: kopi, teh hitam, dan minuman bersoda. Kafein bersifat diuretik, sehingga dapat membuat tubuh kehilangan cairan yang meningkatkan risiko dehidrasi.
* Minuman Beralkohol
Alkohol bisa melemahkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih sulit melawan virus flu. Alkohol juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan.
* Produk Susu
Susu, keju, dan es krim dapat membuat lendir lebih kental, sehingga hidung jadi tersumbat dan napas terasa berat. Yoghurt Yunani tetap boleh karena mengandung probiotik. Jika ingin menghindari produk susu sama sekali, bisa memilih sumber probiotik sehat non-susu, seperti kombucha rendah gula.
* Makanan Olahan
Makanan instan dan cepat saji biasanya tinggi garam dan lemak jenuh yang bisa memicu peradangan.
Setelah Kondisi Membaik
Sahabat Lansia, tidak ada satu pun makanan atau minuman yang dapat langsung membuat tubuh pulih saat flu. Namun, pilihan makanan dan minuman yang tepat dapat membantu proses pemulihan.
Setelah kondisi membaik, tetaplah menjaga pola makan sehat dengan memperbanyak buah dan sayur, biji-bijian utuh, protein, produk susu tanpa/rendah lemak, serta membatasi gula, lemak, dan alkohol. (*)
Sumber:
Everyday Health
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




