Pengukuran tekanan darah secara teratur dan akurat merupakan landasan untuk pengelolaan hipertensi yang efisien dan hidup lebih sehat serta lebih lama.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, Hari Hipertensi Sedunia diperingati pada 17 Mei setiap tahun. Hari Hipertensi Sedunia 2025 masih mengusung tema yang sama sejak 2021, yaitu “Ukur Tekanan Darah Anda Secara Akurat, Kendalikan, Hidup Lebih Lama.”
Tema tersebut menekankan pentingnya melakukan pengukuran tekanan darah secara teratur dan akurat, sebagai landasan untuk pengelolaan hipertensi yang efisien dan hidup lebih sehat serta lebih lama.
Hari Hipertensi Sedunia digagas dan diadakan pertama kali oleh World Hypertension League (WHL) pada 14 Mei 2005. Namun, sejak 2006, WHL menetapkan tanggal 17 Mei setiap tahunnya sebagai Hari Hipertensi Sedunia.
Acara global tahunan ini bertujuan untuk mengomunikasikan kepada masyarakat tentang pentingnya hipertensi dan komplikasi medis seriusnya, serta memberikan informasi mengenai pencegahan, deteksi, dan penanganannya.
Penyebab Utama Kematian Dini Akibat Penyakit Kardiovaskular
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung, gagal jantung, stroke—dikenal sebagai penyakit kardiovaskular (PKV)—dan kerusakan ginjal kronis.
Secara global, hampir 1 dari 3 orang dewasa menderita hipertensi, dengan prevalensi pria sedikit lebih tinggi daripada wanita di bawah kelompok usia 50 tahun.
Di atas usia 50 tahun, prevalensinya mencapai hampir 49% atau setiap 1 dari 2 orang, dengan prevalensi yang hampir sama di antara pria dan wanita.
Hipertensi diketahui sebagai penyebab utama kematian dini akibat penyakit kardiovaskular. Mengendalikan hipertensi penting untuk mencegah komplikasi seumur hidup dan kejadian kardiovaskular akut. (*)
- Meningkatan aktivitas dan olahraga.
- Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan.
- Mengurangi karbohidrat olahan dan gula.
- Menghindari makanan olahan.
- Menghindari merokok dan alkoholisme.
- Mengonsumsi makanan berprotein tinggi yang cukup dan sehat.
- Mengonsumsi lebih banyak kalium dan lebih sedikit natrium dalam makanan.
- Mengonsumsi lebih banyak suplemen bawang putih atau ekstrak bawang putih.
- Mengurangi kafein.
- Mengurangi stres yang berlebihan.
- Menjaga kualitas tidur yang baik dan nyenyak.
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




