Kabar baik bagi pencinta teh. Minuman yang popularitasnya mendunia ini, ternyata dapat membantu memperlambat penuaan, menjaga kulit tetap kencang, dan mencegah kerontokan rambut. Wow!
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, apakah kamu termasuk pencinta teh? Jika ya, kamu patut berbahagia—karena minuman yang satu ini ternyata menyimpan rahasia untuk tetap sehat dan awet muda!
Penuaan memang bagian alami dari kehidupan, tapi bukan berarti kita tak bisa memperlambat prosesnya. Kabar baiknya, kebiasaan sederhana, seperti minum teh secara rutin, bisa menjadi kuncinya.
Teh dan Penuaan: Apa Kata Penelitian?
Sebuah studi terbaru di jurnal The Lancet (2024) menunjukkan, konsumsi teh secara teratur dapat memperlambat penuaan biologis dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Teh mengandung antioksidan kuat, terutama katekin dan polifenol, yang bekerja melawan stres oksidatif—penyebab utama kerusakan sel yang mempercepat penuaan. Dengan kata lain, teh membantu menjaga sel-sel tubuh tetap sehat, sehingga kita bisa merasa dan terlihat lebih muda.
Orang yang minum teh secara teratur mengalami penuaan biologis yang lebih lambat daripada mereka yang tidak minum teh.
Teh Hijau: Si Juara Anti-Penuaan

Dari berbagai jenis teh, teh hijau adalah pilihan terbaik untuk menjaga awet muda. Teh hijau kaya akan EGCG (epigallocatechin gallate)—antioksidan super yang mendukung regenerasi sel, mengurangi peradangan, dan menjaga elastisitas kulit.
Sebuah penelitian lain (2014) juga menyebutkan, polifenol dan komponen lain dalam teh dapat menurunkan risiko penyakit kronis, seperti kanker, jantung, diabetes, dan radang sendi.
Mengonsumsi teh hijau sebanyak 3 cangkir sehari (setara dengan 6—8 gram daun teh), telah dikaitkan dengan efek anti-penuaan yang signifikan.
Beralih dari bukan peminum teh menjadi peminum teh hijau rutin dapat secara signifikan memperlambat proses penuaan biologis.
Kulit dan Rambut Lebih Sehat Berkat Teh
Penuaan tidak hanya soal kerutan, tapi juga menyangkut bagaimana kondisi kulit, rambut, dan tubuh secara keseluruhan.
Antioksidan dalam teh melindungi kulit dari sinar UV—salah satu penyebab utama penuaan dini.
Konsumsi teh secara teratur juga mendukung produksi kolagen, sehingga kulit tetap kencang dan terhidrasi.
Untuk rambut, kandungan vitamin B2 dan E dalam teh hijau membantu menjaga kilau dan kekuatannya.
Minum teh setiap hari dapat mendukung pertumbuhan rambut dan mencegah penipisan/kerontokan rambut akibat stres oksidatif.
Cegah Penyakit Usia Lanjut dengan Teh
Lebih dari sekadar penampilan, teh juga berperan penting dalam menjaga kesehatan organ tubuh.
Minum teh secara teratur telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit terkait usia, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan penurunan kognitif.
Polifenol dalam teh membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, meningkatkan sirkulasi darah, serta melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Dengan begitu, teh bukan hanya sebagai minuman anti-penuaan, tetapi juga menjaga tubuh tetap kuat dan pikiran tetap tajam seiring bertambahnya usia.
( 7 Manfaat Kesehatan Teh Matcha )
Sahabat Lansia, sudahkah kamu menikmati secangkir teh hari ini?
Miinum teh secara rutin, idealnya 2—3 cangkir sehari, bukan hanya nikmat, tapi juga menyehatkan. Teh bisa menjadi teman setia di pagi atau sore hari yang memberikan manfaat besar untuk tubuh dan pikiran.
Yuk, seruput dulu tehnya selagi hangat! (*)
Sumber:
Times of India (20/1/2025)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




