Setiap 10 Februari, Hari Kacang-kacangan Sedunia diperingati secara global. Momen ini mengingatkan kita bahwa kacang-kacangan, meski sederhana, memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, kacang-kacangan kerap dipandang sebagai makanan sederhana. Padahal, di balik tampilannya yang bersahaja, bahan pangan ini menyimpan nilai gizi tinggi sekaligus manfaat besar bagi lingkungan.
Inilah alasan Majelis Umum PBB menetapkan 10 Februari sebagai Hari Kacang-kacangan Sedunia (World Pulses Day) pada 20 Desember 2018. Peringatan ini mulai dirayakan secara resmi pada 2019.
Penetapan hari internasional ini berangkat dari keberhasilan Tahun Internasional Kacang-kacangan yang dilaksanakan pada 2016 oleh FAO (Food and Agriculture Organization). Melalui peringatan tersebut, PBB menyadari potensi besar kacang-kacangan dalam mendukung pencapaian Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Hari Kacang-kacangan Sedunia menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat nutrisi kacang-kacangan sebagai sumber pangan yang mendukung ketahanan pangan dan gizi.
Peringatan ini juga melibatkan berbagai pihak—pemerintah, sektor swasta, organisasi internasional, masyarakat, hingga generasi muda—dalam meningkatkan produksi dan konsumsi kacang-kacangan sebagai bagian dari pola makan sehat.
Mengapa Kacang-kacangan Penting?
Tanaman dari keluarga polong-polongan memiliki jejak karbon dan jejak air yang relatif rendah. Kacang-kacangan mampu tumbuh di kondisi semi-kering, membutuhkan lebih sedikit pupuk, dan membantu meningkatkan kualitas dan kesuburan tanah.
Selain ramah lingkungan, kacang-kacangan juga mudah diperoleh, relatif terjangkau, mudah disimpan, dan kaya nutrisi. Kombinasi ini menjadikannya solusi pangan yang ideal, terutama bagi masyarakat di wilayah berpenghasilan rendah.
Singkatnya, kebutuhan pangan populasi dunia yang terus bertambah dapat dipenuhi secara lebih berkelanjutan dengan meningkatkan konsumsi kacang-kacangan.
Kacang-kacangan Dunia: Dari Kesederhanaan Menuju Keunggulan
Hari Kacangan-kacangan Sedunia mengusung tema “Kacang-kacangan dunia: dari kesederhanaan menuju keunggulan” (Pulses of the world: from modesty to excellence).
Tema ini menyoroti paradoks yang terjadi di banyak negara. Meski kaya nutrisi dan ramah lingkungan, konsumsi kacang-kacangan per kapita justru mengalami penurunan.
Perubahan pola makan, pergeseran preferensi konsumen, serta anggapan bahwa kacang-kacangan adalah makanan tradisional atau murah, turut memengaruhi persepsi masyarakat. Di beberapa wilayah, khususnya perkotaan, kacang-kacangan bahkan masih dikaitkan dengan pola makan sederhana.
Padahal, kehadiran kacang-kacangan dalam berbagai budaya selama berabad-abad membuktikan peran pentingnya dalam menyediakan pangan bergizi yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Tema Hari Kacang-kacangan Sedunia 2026 mengajak dunia untuk melihat kacang-kacangan bukan lagi sebagai makanan sederhana, melainkan bahan pangan unggulan dengan cita rasa, nilai gizi, dan keragaman kuliner yang luar biasa.
Kacang-kacangan dan Kesehatan
Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati, serat, vitamin, dan mineral. Ketika dikombinasikan dengan serealia, kualitas proteinnya semakin meningkat.
Selain bermanfaat bagi kesehatan kita, budidaya kacang-kacangan juga mendukung kelestarian lingkungan. Tanaman ini membantu mengurangi kebutuhan pupuk sintetis, meningkatkan karbon organik tanah, serta berkontribusi pada sistem pangan yang lebih berkelanjutan.
Dari mendukung kesehatan hingga menjaga lingkungan, kacang-kacangan layak mendapatkan tempat penting dalam pola makan modern yang sehat dan berkelanjutan. (*)
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




