Kenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke

Kenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke

Stroke merupakan keadaan darurat medis yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dalam hitungan menit. Kenali tanda-tanda peringatannya melalui panduan SeGeRa Ke RS dan FAST agar penanganan bisa dilakukan tepat waktu.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, stroke, atau serangan otak, terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti karena pembuluh darah tersumbat atau pecah.

Stroke merupakan keadaan darurat medis serius yang membutuhkan penanganan segera, seperti halnya serangan jantung.

Ketika aliran darah terganggu, sel-sel otak tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi, sehingga mulai mati. Sebagian sel mati cepat, tetapi banyak yang masih dapat diselamatkan jika pengobatan diberikan dalam beberapa jam pertama.

Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak permanen dalam hitungan menit atau jam. Namun, penanganan yang cepat dapat mengurangi kecacatan dan menyelamatkan nyawa.

Karena itu, mengenali tanda-tanda stroke dan segera mencari pertolongan medis sangatlah penting. Ingat, dalam hal stroke, setiap menit sangat berharga!

 

⏱ Dalam menghadapi stroke, satu menit bisa menyelamatkan hidup. Jangan tunda, segera bertindak!

 

Kenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke: SeGeRa Ke RS

Melansir laman Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, terdapat enam gejala utama stroke yang dirangkum dalam akronim SeGeRa Ke RS, yaitu:

1. Se – Senyum tidak simetris.

Gejala utama stroke adalah senyum yang tidak simetris (mencong ke satu sisi). Kondisi ini bisa disertai sering tersedak atau kesulitan menelan.

2. Ge – Gerak tubuh melemah mendadak.

Stroke sering ditandai dengan kelemahan atau kelumpuhan pada sebagian tubuh. Seseorang tiba-tiba merasa lemas, sulit bergerak, atau kehilangan kekuatan pada satu sisi tubuh.

3. Ra – Bicara pelo atau tidak jelas.

Penderita stroke biasanya mendadak kesulitan berbicara, tidak mampu memahami orang lain, atau berbicara tidak nyambung. Gejala ini dikenal dengan istilah pelo.

4. Ke – Kebas atau kesemutan.

Rasa kebas atau kesemutan mendadak yang biasanya terjadi pada satu sisi tubuh, membuat bagian tersebut sulit digerakkan atau dikendalikan.

5. R – Rabun mendadak.

Rabun atau pandangan kabur yang terjadi secara tiba-tiba juga dapat menjadi gejala stroke. Segera periksakan kondisi ini untuk memastikan penyebabnya.

6. S – Sakit kepala hebat.

Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan terasa berbeda dari biasanya bisa menjadi tanda stroke. Kadang disertai tremor, kehilangan keseimbangan atau sensasi berputar dan sempoyongan.

 

🩺 Kenali gejalanya sedini mungkin. Penanganan cepat dapat menyelamatkan fungsi otak, mengurangi risiko kecacatan, dan menyelamatkan nyawa.

 

Mengidentifikasi Stroke dengan FAST

Selain panduan SeGeRa Ke RS, dunia internasional juga mengenal cara cepat untuk mengenali tanda-tanda stroke melalui akronim FAST (Face, Arms, Speech, Time). Metode ini membantu siapa pun mengenali gejala stroke hanya dalam hitungan menit:

  • F – Face (Wajah): Apakah orang tersebut bisa tersenyum? Apakah salah satu sisi wajah tampak terkulai?
  • A – Arms (Lengan): Dapatkah orang tersebut mengangkat kedua lengan dan mempertahankannya di posisi seimbang?
  • S – Speech (Bicara): Apakah bicaranya jelas atau terdengar cadel? Dapatkah ia memahami perkataan orang lain?
  • T – Time (Waktu): Jika salah satu tanda di atas muncul, segera cari pertolongan medis darurat.

 

Sahabat Lansia, mengenali tanda-tanda stroke dan bertindak cepat bisa menyelamatkan hidup. Jika muncul gejala sekecil apa pun, segera ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Penanganan dini sangat penting agar kerusakan otak tidak bertambah parah dan peluang pulih lebih besar. Karena dalam menghadapi stroke, setiap menit sangat berharga. (*)

Baca Juga:
Mengenal Dua Jenis Utama Stroke agar Lebih Siaga

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.