Bulan Alzheimer Sedunia 2025: SAATNYA BERANI BERTANYA

Bulan Alzheimer Sedunia 2025: SAATNYA BERANI BERTANYA

Setiap September, dunia memperingati Bulan Alzheimer Sedunia. Kampanye tahun ini mengajak kita berani bertanya—tentang demensia, tentang alzheimer—untuk melawan stigma dan menumbuhkan kepedulian.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, setiap tahun pada bulan September, masyarakat global memperingati Bulan Alzheimer Sedunia. Pada bulan yang sama juga diperingati Hari Alzheimer Sedunia, tepatnya 21 September.

Bulan Alzheimer Sedunia dan Hari Alzheimer Sedunia dikoordinasikan oleh Alzheimer’s Disease International (ADI). Sejak didirikan pada 1984 hingga sekarang, federasi internasional asosiasi Alzheimer dan demensia di seluruh dunia ini, telah beranggotakan lebih dari 100 asosiasi Alzheimer. ADI menjadi suara global tentang demensia.

Awalnya, ADI bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan Hari Alzheimer Sedunia pada 21 September 1994. Bulan Alzheimer Sedunia menyusul 16 tahun kemudian, dengan kampanye kesadaran pertama yang dimulai pada 2010 di 12 negara. Kini, setiap September bukan hanya menjadi momen peringatan, tetapi juga kesempatan untuk menyuarakan kampanye global yang berbeda setiap tahunnya.

 

ASK ABOUT DEMENTIA, ASK ABOUT ALZHEIMER’S

Bulan Alzheimer Sedunia merupakan kampanye internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang demensia dan melawan stigma. Tema tahun ini adalah Ask about dementia, Ask about Alzheimer’s—sebuah ajakan sederhana tapi kuat: beranilah bertanya.

Faktanya, pemahaman masyarakat dunia tentang demensia masih sangat rendah. Laporan Alzheimer Sedunia sebelumnya menunjukkan, 80% masyarakat umum dan 65% tenaga kesehatan masih keliru menggap demensia sebagai bagian normal dari proses penuaan.

Padahal, demensia bukanlah bagian normal dari penuaan, sedangkan Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum. Sayangnya, rasa enggan untuk bertanya, mencari informasi, meminta nasihat, atau mencari dukungan membuat kekeliruan ini terus berlanjut.

Melalui gerakan #AskAboutDementia dan #AskAboutAlzheimers, masyarakat didorong untuk berani bertanya, membuka percakapan, dan belajar lebih banyak tentang kondisi ini.

STATISTIK:

  • Lebih dari 55 juta orang di seluruh dunia hidup dengan demensia.
  • Dua pertiga dari orang yang hidup dengan demensia adalah perempuan.
  • Setiap 3 detik ada seseorang yang mengalami demensia.
  • Jumlah penderita diperkirakan meningkat menjadi 78 juta pada 2030 dan 139 juta pada 2050.
  • Pada 2040, demensia diprediksi menjadi penyebab kematian ketiga terbesar di dunia.

Sahabat Lansia, Bulan Alzheimer Sedunia mengingatkan kita bahwa bertanya bukanlah kelemahan, melainkan langkah penuh kepedulian. Dengan saling memahami, kita bisa memberi harapan bagi mereka yang hidup dengan demensia dan keluarga yang mendampingi. (*)

 

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, situs dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.