Waspadai Makanan dan Minuman Ini, BISA BIKIN CEPAT TUA

Waspadai Makanan dan Minuman Ini, BISA BIKIN CEPAT TUA

Penuaan memang tak bisa dihindari, tapi prosesnya bisa diperlambat. Salah satu caranya adalah memilih makanan dan minuman yang tepat. Sayangnya, ada banyak jenis makanan dan minuman yang diam-diam mempercepat penuaan. Apa saja?

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, hati-hati pilih makanan dan minuman. Beberapa makanan dan minuman justru bisa bikin cepat tua alias menyebabkan penuaan dini.

Melansir Verywell, berikut ini makanan dan minuman yang dapat mempercepat proses penuaan.

 

1. Makanan Goreng

Makanan yang digoreng—seperti kentang goreng, ayam goreng, atau tempura—mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

Pola makan yang tinggi lemak jenuh berkaitan erat dengan peradangan dan disfungsi mitokondria, yaitu bagian sel yang berfungsi menghasilkan energi—dua ciri utama penuaan.

Menggoreng dengan minyak dalam jumlah banyak juga menghasilkan AGE (produk akhir glikasi lanjut) tingkat tinggi. AGE adalah zat kimia berbahaya yang mempercepat penuaan, memicu penyakit terkait usia, serta merusak kolagen dan elastin di kulit, yang dapat meningkatkan munculnya kerutan dan kulit kendur.

2. Makanan Gosong

Makanan gosong ternyata bisa mempercepat penuaan. Memasak pada suhu tinggi meningkatkan produksi AGE, membuat kulit tampak kurang elastis dan lebih keriput.

Saat daging dibakar terbentuk amina dan hidrokarbon (terlihat sebagai arang hitam atau gosong  di permukaan daging). Senyawa ini dapat merusak DNA dan menyebabkan penuaan dini serta kanker tertentu.

3. Daging Merah

Daging merah—seperti daging sapi atau kambing—cenderung tinggi lemak jenuh dan telah terbukti mempercepat penuaan biologis melalui proses metilasi DNA, yaitu perubahan ekspresi DNA yang dapat memicu penyakit dan mempercepat penuaan.

4. Daging Olahan

Daging olahan—seperti daging asap, daging deli, hot dog, peperoni, dan sosis—juga bisa menyebabkan penuaan dini. Ini karena tingginya kadar lemak jenuh, natrium, nitrit, nitrat, dan berbagai zat kimia lainnya.

Mengonsumsinya dapat menyebabkan peradangan, stres oksidatif, serta kerusakan DNA—semuanya berkontribusi terhadap penuaan dini. Bahkan, kebiasaan mengonsumsi daging olahan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian.

5. Mentega

Mentega mengandung lemak jenuh yang tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol, menyebabkan peradangan, dan mempercepat penuaan dini.

Selain itu, mentega memiliki titik asap yang rendah, artinya mudah terbakar bahkan pada suhu relatif rendah, dan menghasilkan senyawa berbahaya, seperti AGE.

6. Makanan Manis

Makanan manis—seperti permen, kue, dan donat—dapat mempercepat proses penuaan karena kandungan gulanya yang tinggi.

Saat kita mengonsumsi gula berlebihan, molekul gula tambahan akan mengikat protein dan lemak di tubuh. Proses ini menghasilkan AGE, yang memicu peradangan dan penuaan kulit.

Pola makan tinggi gula juga meningkatkan risiko obesitas yang berkaitan dengan penuaan dini kardiovaskular.

7. Minuman Manis

Minuman manis—seperti kopi atau teh dengan tambahan gula, serta minuman bersoda—terbukti mempercepat proses penuaan.

8. Alkohol

Salah satu cara alkohol mempercepat penuaan adalah dengan meningkatkan hormon stres dalam tubuh, seperti kortisol. Konsumsi alkohol secara rutin dan paparan hormon stres berkepanjangan dapat mempercepat proses penuaan.

Konsumsi alkohol secara rutin juga merusak DNA. Penelitian menunjukkan, orang dengan gangguan penggunaan alkohol dapat mengalami peningkatan usia biologis hingga tiga tahun lebih cepat dibanding usia sebenarnya.

Konsumsi alkohol berlebihan telah dikaitkan dengan berbagai perubahan pada kulit, seperti:

  • Meningkatkan garis-garis halus pada wajah bagian atas.
  • Bengkak di bawah mata,
  • Pembuluh darah yang tampak di permukaan kulit,
  • Kehilangan volume pada bagian tengah wajah,
  • Kerutan yang memanjang dari sudut mulut ke bawah.

Sahabat Lansia, penuaan memang tak bisa dihindari, tapi bisa diperlambat dengan pilihan hidup yang sehat. Mengurangi makanan dan minuman yang mempercepat penuaan adalah langkah sederhana untuk tetap sehat dan bugar lebih lama.

Yuk, mulai jaga pola makan demi masa tua yang lebih berkualitas! (*)

 

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.