Dengan tidur cukup, pola makan sehat, menjaga asupan vitamin, dan memberi otak tantangan baru, daya ingat bisa tetap tajam.
Pernahkah Anda merasa sulit mengingat nama seseorang, nomor telepon, atau bahkan kata yang baru saja ada di ujung lidah? Tenang, Anda tidak sendirian. Seiring bertambahnya usia, wajar jika daya ingat sedikit berkurang. Namun, kabar baiknya: penurunan daya ingat bukanlah hal yang tak terhindarkan. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga otak tetap tajam, bahkan setelah usia 60 tahun.
Menginjak usia 60 tahun bukan berarti otak harus melambat. Dengan tidur cukup, pola makan sehat, menjaga asupan vitamin, dan memberi otak tantangan baru, daya ingat bisa tetap tajam. Ingatlah, menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh.
Jadi, jangan tunggu lupa baru bertindak. Mulailah langkah kecil hari ini, dan nikmati manfaatnya untuk hari-hari yang lebih cerah dan penuh ingatan indah. Berikut 7 langkah sederhana yang bisa membantu meningkatkan daya ingat Anda:
1. Tidur yang Cukup
Tidur adalah “vitamin otak” yang sering dilupakan. Saat tidur, otak bekerja keras menyusun kembali informasi dan meregenerasi sel-sel yang rusak. Kurang tidur membuat kita sulit berkonsentrasi dan mudah lupa.
Idealnya, orang dewasa membutuhkan 7–8 jam tidur berkualitas setiap malam. Jadi, jangan menunda jam tidur atau menggantinya hanya di akhir pekan. Buat rutinitas tidur yang teratur, misalnya dengan mematikan televisi lebih awal atau melakukan relaksasi sebelum beranjak ke kasur.
2. Jaga Pola Makan Seimbang
Seperti tubuh, otak juga butuh bahan bakar yang baik. Pola makan seimbang dengan banyak sayur, buah, biji-bijian, ikan, dan kacang-kacangan terbukti mendukung kesehatan otak.
Menurut Harvard Medical School, makanan sehat dapat membantu menjaga ingatan, apalagi bila ditambah dengan olahraga teratur, tidak merokok, serta mengendalikan tekanan darah dan gula darah.
3. Tambahkan Vitamin B untuk Otak yang Tajam
Vitamin B – terutama B6, B12, dan niasin – penting untuk energi mental dan perbaikan jaringan otak. Anda bisa mendapatkannya dari makanan sehari-hari seperti:
- Daging, ikan, dan unggas
-
Kentang panggang, pisang, dan buncis
- Roti dan sereal yang diperkaya vitamin
Bila diperlukan, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menambah suplemen sesuai kebutuhan.
4. Perbanyak Sayuran dan Serat
Jangan remehkan kekuatan sayuran! Pola makan rendah lemak dan tinggi serat membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat sehingga aliran darah ke otak lancar. Otak yang mendapat cukup pasokan oksigen dan nutrisi akan bekerja lebih optimal. Cobalah mengisi setengah piring dengan sayuran berwarna hijau atau oranye setiap kali makan.
5. Nikmati Kopi, Tapi Jangan Berlebihan
Kabar baik untuk para penikmat kopi: penelitian di Johns Hopkins University menunjukkan kafein dapat memberi efek positif pada daya ingat jangka panjang. Namun, ingatlah bahwa moderasi adalah kunci. Terlalu banyak kopi justru bisa membuat gelisah, susah tidur, dan sulit berkonsentrasi. Satu sampai dua cangkir sehari biasanya cukup.
6. Cari “Penyegar Otak” Seperti Peppermint
Studi kecil menunjukkan aroma atau rasa peppermint bisa membantu meningkatkan fokus dalam jangka pendek. Mengunyah permen mint sebelum membaca atau belajar sesuatu yang baru mungkin membuat otak lebih siaga – plus, napas jadi lebih segar!
Sumber : sixtyandme.com
Foto : freepik.com

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




