Langkah sederhana meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah flu.
Musim pilek dan flu kembali hadir, seiring dengan seringnya turun hujan belakangan ini. Bagi orang lanjut usia (lansia) dan para pengasuhnya, risiko jatuh sakit bisa lebih tinggi dibandingkan kelompok usia muda. Mengapa demikian? Sistem kekebalan tubuh pada lansia cenderung melemah seiring bertambahnya usia. Sementara itu, pengasuh sering kali kurang tidur dan mengalami stres kronis, sehingga daya tahan tubuh mereka juga menurun. Jika keduanya sering berinteraksi, risiko saling menularkan penyakit pun semakin besar.
Kabar baiknya, ada banyak langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh sekaligus mengurangi paparan kuman. Tujuannya jelas: mencegah flu dan pilek, serta memperkecil kemungkinan komplikasi bila sudah terlanjur sakit. Berikut 10 tips pencegahan flu dan pilek untuk lansia dan pengasuhnya.
1. Dapatkan Vaksin Flu
Vaksin flu terbukti dapat menurunkan risiko tertular, mengurangi keparahan penyakit, serta mencegah komplikasi serius. Hal ini sangat penting bagi lansia. Dengan vaksinasi, pengasuh juga ikut melindungi orang lanjut usia yang dirawatnya. Waktu terbaik mendapatkan vaksin flu adalah pada bulan Oktober–November, tetapi bila sudah terlewat, tetap bermanfaat untuk melakukannya.
2. Rajin Mencuci Tangan
Cuci tangan dengan sabun biasa selama 20 detik sudah cukup untuk membunuh kuman penyebab pilek dan flu. Jangan lupa membersihkan bagian kuku, sela jari, dan pergelangan tangan. Jika sulit menemukan air dan sabun, gunakan pembersih tangan berbasis alkohol minimal 60%.
3. Lakukan Olahraga Ringan
Olahraga teratur, meski hanya intensitas ringan hingga sedang, dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Lansia bisa mencoba jalan kaki santai, senam ringan, atau latihan kursi. Sedikit gerakan setiap hari sudah memberi manfaat besar.
4. Hindari Menyentuh Wajah
Kuman mudah masuk lewat mata, hidung, atau mulut. Karena kita sering menyentuh wajah tanpa sadar, cobalah lebih berhati-hati untuk mengurangi risiko infeksi.
5. Jaga Kebersihan Lingkungan
Lingkungan yang bersih membantu menekan penyebaran kuman. Gunakan disinfektan saat membersihkan dapur, kamar mandi, gagang pintu, saklar lampu, atau meja makan. Jangan lupa mengganti spons dan kain lap secara rutin agar tidak menjadi sarang bakteri.
6. Bersihkan Ponsel Secara Rutin
Perangkat seluler sering kita pegang setiap hari, sehingga penuh dengan kuman. Bersihkan dengan tisu khusus atau alkohol gosok, tetapi hati-hati agar tidak merusak perangkat elektronik.
7. Hindari Kontak dengan Orang Sakit
Jika ada anggota keluarga atau teman yang sedang flu, batasi interaksi langsung. Bila harus bertemu, jaga jarak aman dan hindari berjabat tangan atau berpelukan.
8. Kurangi Aktivitas di Tempat Ramai
Keramaian, apalagi di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk, meningkatkan risiko tertular. Bila memungkinkan, hindari perjalanan yang tidak mendesak atau pilih tempat yang lebih sepi.
9. Perbanyak Minum Cairan
Hidrasi yang cukup sangat penting. Minumlah air putih atau teh hangat secara teratur. Cairan membantu tubuh bekerja lebih baik dalam melawan kuman dan menjaga saluran pernapasan tetap lembap.
10. Konsumsi Makanan Bergizi
Perkuat sistem kekebalan tubuh dengan makanan sehat. Buah dan sayuran kaya vitamin C, protein dari ikan, kacang-kacangan, atau unggas, serta makanan yang mengandung seng dan probiotik sangat dianjurkan. Kekurangan gizi tertentu, seperti vitamin C dan protein, dapat membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit.
Sumber : dailycaring.com
Foto : freepik.com

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




