6 Juli – Hari Ciuman Internasional: BERI CIUMAN TULUS KEPADA ORANG TERKASIH

6 Juli – Hari Ciuman Internasional: BERI CIUMAN TULUS KEPADA ORANG TERKASIH

Hari Ciuman Internasional bukan hanya untuk merayakan romantisme, tetapi juga untuk mengingatkan kita bahwa kasih sayang dapat diekspresikan dalam bentuk paling sederhana sekalipun—sebuah ciuman tulus. Yuk, rayakan kasih sayang yang tulus hari ini!

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, tahukah kamu bahwa setiap tanggal 6 Juli diperingati sebagai International Kissing Day alias Hari Ciuman Internasional?

Terdengar janggal? Sebenarnya tidak, kok! Ciuman bukan sekadar gerakan romantis, tapi juga ekspresi universal yang melampaui usia, budaya, dan batas formalitas.

Secara ilmiah, ciuman terbukti dapat mengurangi stres, memperkuat ikatan emosional, dan bahkan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Jadi, Hari Ciuman Internasional bukan hanya soal romantisme, tetapi tentang merawat hubungan dan membuat hidup lebih bermakna dengan sentuhan kasih yang tulus.

 

CIUMAN: BAHASA KASIH YANG UNIVERSAL

Hari Ciuman Internasional adalah momen untuk merayakan berbagai bentuk kasih sayang yang kita tunjukkan melalui ciuman.

Entah itu kecupan sayang di dahi ayah-ibu, kakek-nenek, anak, dan saudara, ciuman penuh cinta kepada pasangan, atau ciuman ramah di pipi kepada teman dan sahabat.

Hari ini mengajak kita semua untuk mengekspresikan kepedulian dan kehangatan dengan cara yang sederhana, tapi bermakna.

Hari Ciuman Internasional mengingatkan kita akan pentingnya kasih sayang platonis dan kekeluargaan.

Sebuah ciuman kecil bisa menyampaikan lebih banyak dari seribu kata—menunjukkan perhatian, kedekatan, bahkan kebahagiaan.

 

DARI ROMAWI KUNO HINGGA “FRENCH KISS”

Tradisi berciuman telah dikenal sejak zaman Romawi. Dalam budaya mereka, kapan, di mana, dan bagaimana seseorang mencium bisa menunjukkan status sosial.

Mereka mengenal tiga jenis ciuman: osculum (ciuman ramah di pipi), basium (ciuman penuh kasih di bibir), dan savium (ciuman penuh gairah di mulut).

Sedangkan istilah “French kiss” atau ciuman Prancis muncul pada masa Perang Dunia I ketika tentara Inggris dan Amerika menyadari bahwa wanita Prancis lebih terbuka terhadap gaya berciuman yang penuh gairah.

Namun, Hari Ciuman Internasional bukanlah semata perayaan tentang ciuman ala Prancis dengan pasangan.

Ide utama di baliknya adalah banyak orang telah melupakan kesenangan sederhana dalam ciuman sebagai ekspresi kasih sayang yang tulus.

 

RAYAKAN DENGAN CARA YANG PENUH KASIH

Tidak ada aturan baku untuk merayakan Hari Ciuman Internasional. Kita bisa memberi kecupan lembut di pipi sahabat, mencium tangan ayah-ibu atau kakek-nenek dengan penuh hormat, atau menyapa pasangan dengan ciuman hangat di pagi hari.

Ciuman di dahi, tangan, pipi, bahkan kecupan udara—semuanya punya tempat tersendiri dalam komunikasi kasih sayang.

Hal terpenting adalah memastikan bahwa setiap ciuman diberikan dengan rasa hormat, kasih, dan tentunya persetujuan.

 

Sahabat Lansia, mari rayakan Hari Ciuman Internasional dengan membuka hati, mempererat hubungan, dan membagikan cinta lewat ciuman yang tulus. Siapa pun bisa merayakannya—cukup dengan satu kecupan hangat yang bermakna.

Ciuman mungkin tampak seperti hal kecil, tapi dampaknya bisa begitu besar. Satu kecupan di pipi bisa menghangatkan hati, satu ciuman di dahi bisa menenangkan, dan ciuman penuh cinta bisa memperkuat ikatan batin. (*)

 

 

Sumber:
Awareness Days, National Today

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.