22 Juli – Hari Otak Sedunia: KESEHATAN OTAK UNTUK SEMUA USIA

22 Juli – Hari Otak Sedunia: KESEHATAN OTAK UNTUK SEMUA USIA

Hari Otak Sedunia diperingati setiap 22 Juli untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otak sejak dini hingga usia lanjut—demi pikiran yang tajam, hubungan yang kuat, dan hidup yang mandiri sepanjang hayat.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, World Brain Day (WBD) atau Hari Otak Sedunia diperingati setiap 22 Juli sebagai ajakan global untuk menjaga kesehatan otak sepanjang hidup.

Kesehatan otak berarti menjaga pikiran tetap tajam, tangguh, dan aktif. Hal ini memengaruhi cara kita berpikir, belajar, mengingat, dan mengelola stres. Otak yang sehat mendukung kesejahteraan, hubungan yang kuat, dan kemandirian di setiap tahap usia.

 

KESEHATAN OTAK UNTUK SEMUA USIA

Hari Otak Sedunia 2025 mengusung tema “Kesehatan Otak untuk Semua Usia”. Tema ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otak di setiap tahap kehidupan.

Fokus pada kesehatan otak sejak lahir hingga usia lanjut dapat membantu mencegah banyak masalah neurologis. Namun, lebih dari sekadar pencegahan, penting pula kesadaran, edukasi akses, dan advokasi agar masyarakat makin siap menjalani gaya hidup yang ramah otak.

 

“Kesehatan otak bukanlah sesaat—melainkan komitmen seumur hidup. Hari Otak Sedunia 2025 adalah ajakan kami untuk bertindak melindungi kesejahteraan neurologis sejak tahap awal perkembangan, melalui masa kanak-kanak, dewasa, dan usia lanjut. Ini adalah komitmen untuk kepedulian, kesetaraan, dan akses bagi semua.” – Prof. Wolfgang Grisold, Presiden Federasi Neurologi Dunia

 

JEJAK LAHIRNYA HARI OTAK SEDUNIA

Hari Otak Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Federasi Neurologi Dunia (World Federation of Neurology/WFN), sebuah organisasi internasional yang didirikan di Belgia pada 1957. Tanggal 22 Juli dipilih bertepatan dengan hari berdirinya federasi tersebut, sekaligus dengan perumusan konstitusi pertama organisasi tersebut.

WFN yang beranggotakan para ahli saraf dari berbagai negara ini, dikenal sebagai salah satu promotor terkemuka dalam penelitian neurologi dan kesehatan otak di dunia. Saat ini, WFN merupakan salah satu asosiasi profesional terkuat di dunia, yang beranggotakan lebih dari 100 organisasi serta beberapa kelompok khusus di dalamnya.

WFN secara efektif mendorong pelatihan, pendidikan, dan penelitian neurologi, serta meningkatkan akses masyarakat pada ilmu saraf. Federasi ini juga rutin menggelar acara internasional dan menerbitkan publikasi untuk memperluas edukasi dan kesadaran akan kesehatan otak.

Sahabat Lansia, Hari Otak Sedunia bukan sekadar perayaan seremonial. Ini adalah panggilan global untuk menjaga otak kita tetap sehat—melalui gaya hidup yang seimbang, informasi yang benar, dan dukungan lingkungan yang peduli.

Mari kita jaga kesehatan otak sejak sekarang, demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. (*)

 

Sumber:
National Today
World Federation of Neurology

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, situs dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.