19 Juni – HARI BERJALAN SANTAI SEDUNIA: Saatnya Melambat dan Menikmati Hidup

19 Juni – HARI BERJALAN SANTAI SEDUNIA: Saatnya Melambat dan Menikmati Hidup

Hidup yang tenang sering kali dimulai dari langkah yang perlahan. Hari ini, 19 Juni, kita memperingati Hari Berjalan Santai Sedunia. Yuk, kenali makna di balik hari istimewa ini!

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, tahukah kamu bahwa tanggal 19 Juni diperingati sebagai Hari Berjalan Santai Sedunia? Ya, hari ini kita merayakan World Sauntering Day atau Hari Berjalan Santai Sedunia.

Sekilas mungkin terdengar seperti hari yang unik tanpa makna khusus. Namun sebenarnya, Hari Berjalan Santai Sedunia mengajak kita untuk mengubah cara kita menjalani hidup—dari terburu-buru menjadi lebih perlahan dan penuh kesadaran.

Saat ini, kita hidup di zaman serbacepat dengan teknologi tinggi yang terus berkembang. Kalau tidak bisa mengikutinya, kita akan tertinggal. Banyak orang akhirnya tersesat dalam dunia yang sibuk hingga kehilangan kedamaian batin.

Nah, Hari Berjalan Santai Sedunia hadir untuk mengingatkan kita: berhentilah sejenak, tarik napas dalam-dalam, dan nikmatilah hidup ini dengan tenang.

 

ASAL-USUL HARI BERJALAN SANTAI SEDUNIA

Hari Berjalan Santai Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1970-an. Ide ini dicetuskan oleh seorang humas bernama W.T. Rabe saat ia bekerja di Grand Hotel di Mackinac Island.

Alasannya cukup unik—sebagai reaksi terhadap tren joging yang saat itu sedang sangat populer di Amerika Serikat. Lo, ada apa dengan joging? Bukankah joging sangat bermanfaat bagi kesehatan?

Tentu saja joging punya banyak manfaat kesehatan. Namun, Rabe ingin mengajak orang untuk melambat sejenak dan mulai memperhatikan dunia di sekitarnya.

Menurut putra Rabe, ide utama dari sauntering adalah berjalan dari titik A ke titik B tanpa terlalu memikirkan tujuan, arah, atau cara mencapainya.

Dengan kata lain, kita bebas melangkah tanpa tekanan. Nikmati perjalanan, amati pepohonan, hirup udara segar, sapa orang-orang di sekitar—semuanya dilakukan dengan santai dan penuh syukur.

 

SIAP BERJALAN SANTAI?

Sahabat Lansia, apakah kamu siap mencoba berjalan santai? Tak perlu jauh-jauh. Bisa di halaman rumah, di taman dekat rumah, atau sekadar mengitari gang sambil menikmati pemandangan.

Karena sesungguhnya, berjalan santai bukan soal jarak dan tujuan, tapi soal menemukan kembali kedamaian dalam langkah-langkah kecil kita. (*)

 

Sumber:
National Today

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.