VAKSINASI COVID UNTUK LANSIA: APA SAJA SYARATNYA AGAR LANSIA DAPAT DIVAKSINASI COVID?

VAKSINASI COVID UNTUK LANSIA: APA SAJA SYARATNYA AGAR LANSIA DAPAT DIVAKSINASI COVID?

Selain suhu tubuh dan tekanan darah yang harus memenuhi syarat, juga ada tambahan lima pertanyaan penting untuk lansia.

Dunialansia.com – Setelah lansia nakes (tenaga kesehatan) mendapatkan vaksinasi COVID-19 yang dimulai pada 8 Februari 2021, selanjutnya giliran lansia pada umumnya. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan persetujuan darurat penggunaan vaksin COVID-19 pada lansia (60 tahun ke atas) dengan beberapa syarat agar lansia dapat vaksinasi COVID-19.

Program vaksinasi tahap kedua ini dimulai 17 Februari 2021 bagi pekerja publik dan melanjutkan vaksinasi bagi lansia di atas usia 60 tahun. Diharapkan, tahap kedua ini dapat selesai pada Mei 2021 dengan total sasaran mencapai 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta lansia.

INI SYARAT LOLOS MENDAPATKAN VAKSINASI

Pada lansia, vaksinasi COVID dilakukan dengan prosedur spesifik dan berbeda.

“Untuk penyuntikan menggunakan vaksin Sinovac ini, interval penyuntikan khusus untuk lansia adalah 28 hari,” jelas dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., Jubir Kementerian Kesehatan RI. Hal ini berbeda dari kelompok lain yang interval pemberian vaksin dosis pertama dan kedua adalah 14 hari.

Perbedaan lainnya berkaitan dengan kondisi fisik sebagai wujud dari kehati-hatian, yaitu tambahan pertanyaan pada tahapan wawancara sebelum dilakukan penyuntikan pada lansia.

Berikut ini pertanyaannya:

  1. Apakah mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga?
  2. Apakah sering merasa kelelahan?
  3. Apakah memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke dan penyakit ginjal)?
  4. Apakah mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100—200 meter?
  5. Apakah mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir?

“Jika ada tiga atau lebih yang dijawab ‘iya’ oleh calon penerima vaksin lansia, maka vaksin tidak dapat diberikan,” jelas dr. Nadia. Untuk itu, calon penerima vaksinasi diharapkan memberikan keterangan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Selain demi lancarnya proses ini, juga agar bisa memberikan efek vaksin yang maksimal dan memperkecil risiko terjadinya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang serius.

Persyaratan lainnya, yaitu suhu tubuh dan tekanan darah, sama dengan kelompok lain. Suhu tubuh mesti 37,5 derajat Celcius ke bawah dan tekanan darah tidak boleh lebih dari 180/110 mmHg.

Tentunya, setelah mendapatkan vaksinasi, harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, ya. Ingat selalu 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas). ***

Sumber:
covid19.go.id
sehatnegeriku.kemkes.go.id
facebook Kementerian Kesehatan RI

Foto:
Freepik.com

Berbagi itu indah

Tulisan Lainnya