Mari Menabung Kesehatan: 10 Tips Gaya Hidup Sehat

Mari Menabung Kesehatan: 10 Tips Gaya Hidup Sehat

Menabung uang sudah biasa, menabung kesehatan sejak muda harus dibiasakan, agar kenikmatan hidup saat lansia didapat.

Dunialansia.com – Menjadi lansia dengan kesehatan yang prima, siapa sih yang enggak mau? Apalah artinya usia yang panjang kalau harus bolak-balik ke dokter atau rumah sakit. Setuju, ya, Sobat Muda Peduli Lansia. Karena itulah, kita disarankan untuk rajin menabung kesehatan (bukan hanya rajin menabung uang) sejak muda!

Menabung kesehatan sejak muda—yang terus berlanjut di hari tua—akan menuai kebugaran tubuh saat usia senja, sehingga seseorang dapat menikmati sisa hidupnya dengan penuh kebahagiaan. Sebaliknya, mereka yang lupa menabung kesehatan akan sering keluar masuk rumah sakit sehingga uang tabungannya habis untuk membayar obat-obatan dan dokter. (Winarno, FG. Bioteknologi Penuaan – Peran Pangan dalam Peremajaan Kulit. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2018)

Lantas, bagaimana caranya menabung kesehatan? Tak lain dengan menjalankan gaya hidup sehat. Nah, berikut ini 10 tips gaya hidup sehat dari EUFIC (The European Food Information Council) seperti yang dipaparkan di situs web eufic.org.

  1. Konsumsi beragam makanan.


Untuk kesehatan yang baik, kita membutuhkan lebih dari 40 nutrisi berbeda, karena tidak ada satu makanan pun yang dapat memasok semuanya. Ini bukan tentang makanan tunggal, ini tentang pilihan makanan seimbang dari waktu ke waktu yang akan membuat perbedaan!

Makan siang yang tinggi lemak bisa diikuti dengan makan malam rendah lemak. Setelah makan daging dalam porsi besar, mungkin ikan harus menjadi pilihan pada hari berikutnya.

  1. Basis diet Anda pada banyak makanan yang kaya karbohidrat.

Sekitar setengah kalori dalam makanan kita harus berasal dari makanan yang kaya karbohidrat, seperti sereal, nasi, pasta, kentang, dan roti. Adalah ide yang baik untuk memasukkan setidaknya satu dari makanan tersebut setiap kali makan. Makanan gandum, seperti roti gandum, pasta, dan sereal, akan meningkatkan asupan serat.

  1. Ganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh.

Lemak penting untuk kesehatan dan berfungsinya tubuh dengan baik. Namun, terlalu banyak lemak dapat berdampak negatif pada berat badan dan kesehatan jantung kita. Berbagai jenis lemak memiliki efek kesehatan yang berbeda. Beberapa tips ini dapat membantu kita menjaga keseimbangan dengan benar:

  • Membatasi konsumsi lemak total dan lemak jenuh (sering berasal dari makanan hewani) dan sepenuhnya menghindari lemak trans.
  • Makan ikan 2—3 kali seminggu, dengan setidaknya satu porsi ikan berminyak akan berkontribusi pada asupan lemak tak jenuh yang tepat.
  • Saat memasak, kita harus merebus, mengukus atau membakar, alih-alih menggoreng, menghilangkan bagian berlemak dari daging, dan gunakan minyak nabati.
  1. Nikmati banyak buah dan sayuran


Buah-buahan dan sayuran adalah makanan yang paling penting untuk memberi kita cukup vitamin, mineral, dan serat. Kita harus mencoba makan setidaknya 5 porsi sehari. Misalnya, segelas jus buah segar saat sarapan, mungkin sebuah apel dan sepotong semangka sebagai makanan ringan, dan porsi sayuran yang berbeda setiap kali makan.

  1. Kurangi asupan garam dan gula.

Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Ada berbagai cara untuk mengurangi garam dalam makanan:

  • Saat berbelanja, pilihlah produk dengan kandungan natrium yang lebih rendah.
  • Saat memasak, garam bisa diganti dengan rempah-rempah.
  • Saat makan, sebaiknya tidak menyediakan garam di meja atau setidaknya tidak menambahkan garam sebelum mencicipi.

Gula memberikan rasa manis dan rasa yang menarik, tetapi makanan dan minuman manis kaya energi, dan paling baik dinikmati dalam jumlah sedang, sebagai sesekali suguhan. Kita bisa menggunakan buah-buahan sebagai gantinya, bahkan untuk mempermanis makanan dan minuman kita.

  1. Makan secara teratur, kendalikan ukuran porsi.

Makan berbagai makanan, secara teratur, dan dalam jumlah yang tepat adalah formula terbaik untuk diet sehat.

Melewatkan makan, terutama sarapan, dapat menyebabkan rasa lapar yang tak terkendali, yang sering kali menyebabkan makan berlebihan tanpa daya. Mengemil di antara waktu makan dapat membantu mengendalikan rasa lapar, tetapi mengemil tidak boleh menggantikan makanan yang tepat. Untuk makanan ringan, kita bisa memilih yoghurt, beberapa buah atau sayuran segar atau kering (seperti wortel), kacang tawar, atau mungkin roti dengan keju.

Memerhatikan ukuran porsi akan membantu kita untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak kalori dan memungkinkan kita untuk makan semua makanan yang kita nikmati, tanpa harus menghilangkan apa pun.

  • Memasak dalam jumlah yang tepat membuat kita lebih mudah untuk tidak makan berlebihan.
  • Beberapa ukuran porsi yang masuk akal adalah: 100 gram daging, sepotong buah ukuran sedang, dan setengah cangkir pasta mentah.
  • Menggunakan piring yang lebih kecil membantu kita makan dengan porsi lebih kecil.
  • Makanan dalam kemasan, dengan mengetahui nilai kalori pada kemasannya dapat membantu mengontrol porsi.
  • Jika makan di luar, kita bisa berbagi dengan teman/keluarga.
  1. Minum banyak cairan.

Orang dewasa perlu minum setidaknya 1,5 liter cairan sehari atau lebih jika sangat panas atau aktif secara fisik. Air putih atau air mineral adalah sumber terbaik. Jus buah, teh, minuman ringan, susu, dan minuman lainnya, juga boleh.

  1. Pertahankan berat badan yang sehat.

Berat badan yang tepat untuk kita masing-masing bergantung pada faktor-faktor seperti jenis kelamin, tinggi badan, usia, dan gen. Terkena obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Kelebihan lemak tubuh berasal dari makan lebih banyak dari yang kita butuhkan. Kalori ekstra dapat berasal dari protein, lemak, karbohidrat, atau alkohol, tetapi lemak adalah sumber energi yang paling terkonsentrasi. Aktivitas fisik membantu kita menghabiskan energi dan membuat kita merasa baik. Pesannya cukup sederhana: jika berat badan bertambah, kita perlu makan lebih sedikit dan menjadi lebih aktif!

  1. Mulai bergerak, biasakan!

Aktivitas fisik penting bagi orang-orang dari semua rentang berat badan dan kondisi kesehatan. Ini membantu kita membakar kalori ekstra, sehingga baik untuk jantung dan sistem peredaran darah, menjaga atau meningkatkan massa otot kita, membantu kita fokus, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Kita tidak harus menjadi atlet papan atas untuk bisa bergerak! Disarankan 150 menit per minggu untuk aktivitas fisik sedang dan itu dapat dengan mudah menjadi bagian dari rutinitas harian kita. Kita semua bisa: menggunakan tangga bukan lift, berjalan-jalan saat istirahat makan siang, dan meluangkan waktu untuk kegiatan akhir pekan keluarga.

  1. Mulai sekarang dan terus berubah secara bertahap.

Perubahan bertahap dalam gaya hidup kita lebih mudah dipertahankan daripada perubahan besar sekaligus. Selama tiga hari, kita bisa menuliskan makanan dan minuman yang kita konsumsi sepanjang hari, serta mencatat jumlah gerakan yang kita buat.

  • Melewati sarapan? Semangkuk kecil muesli, sepotong roti atau buah, bisa dimasukkan ke dalam rutinitas kita.
  • Terlalu sedikit buah dan sayuran? Untuk memulainya, kita bisa memperkenalkan satu potong ekstra sehari.
  • Makanan favorit tinggi lemak? Sebagai gantinya, kita dapat memilih opsi rendah lemak atau mengonsumsinya lebih jarang, dan dalam porsi yang lebih kecil.
  • Terlalu sedikit aktivitas? Menggunakan tangga setiap hari bisa menjadi langkah pertama yang bagus.

Yuk, mulai menabung kesehatan sejak sekarang agar saat lansia bisa memiliki kesehatan yang prima. (*)

Berbagi itu indah

Tulisan Lainnya