Kuncinya lakukan komunikasi yang rutin dan membangun jaringan pendukung.
Ketika harus tinggal berjauhan dengan orangtua, tentunya kewajiban untuk merawat dan mengasuh orangtua yang sudah lansia tidak bisa diabaikan begitu saja. Situasi ini tentunya dapat memunculkan tantangan baru. Bagaimana tetap bisa dan mampu mengasuh serta memberikan perhatian yang penuh kepada orangtiua yang sudah lansia.
Pastinya membutuhkan ekstra perhatian, pikiran dan uang. Bahkan bisa jadi muncul rasa bersalah karena tidak bisa maksimal dalam mengasuh orangtua. Selain ada kekhawatiran terbesar yang sering muncul yakni tidak mengetahui apa yang terjadi dan tidak mampu dengan cepat memberikan bantuan atau pertolongan yang tepat.
Menurut penelitian yang dimuat pada sixtyandme.com, pengasuhan jarak jauh menghabiskan lebih banyak dana. Dana yang besar dibutuhkan terutama untuk melakukan perjalanan ke tempat orangtua yang harus dilakukan secara rutin, membiayai pengasuh yang bertugas mengawasi orangtua secara langsung, menyiapkan perangkat teknologi di tempat tinggal orangtua agar lebih mudah terhubung, dan masih banyak lagi yang lainnya-lain.
Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak mengenakkan dan agar memaksimalkan pengasuhan lansia dengan jarak yang berjauhan, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, niscaya dapat memberikan pengasuhan dan perawatan dari jarak jauh yang terbaik untuk orang tua yang lansia.
1.Lakukan komunikasi rutin dan berkualitas.
Penting melakukan komunikasi yang rutin dengan memanfaatkan teknologi. Lakukan komunikasi yang hangat dan penuh perhatian sehingga dapat menjadi penyemangat, bahwa mereka disayangi. Lakukan video call sehingga dapat lebih detil mengetahui kondisi terkini dari orangtua. Dengan rutin melakukan komunikasi, orangtua pun merasa diperhatikan. Bila perlu dengarkan dan simak dengan baik cerita yang dilontarkan. Jangan lupa pula menginfokan kegiatan yang sedang Anda lakukan, sehingga komunikasi berlangsung dua arah.
2. Manfaatkan teknologi untuk memantau tempat tinggal lansia.
Saat ini teknologi semakin berkembang. Ada CCTV yang mampu mendeteksi bila ada gerakan, seperti terpeleset jatuh dan langsung memberikan notifikasi ke HP Anda. Selain itu, manfaatkan pula aplikasi pengingat untuk aktivitas atau kegiatan yang wajib dilakukan orangtua, seperti makan, minum obat, dan lain-lain. Aplikasi ini sangat membantu dan meringankan Anda. Namun, tetap perlu sesekali mengontrol atau mengecek agar tidak terlewat.
3. Memaksimalkan kunjungan langsung.
Dengan melakukan kunjungan langsung, maka situasi dan kondisi nyata dari kehidupan orangtua dapat diketahui dengan baik. Alangkah baiknya, bila kunjungan ke orangtua direncanakan terlebih dahulu, sehingga kegiatan yang dilakukan dapat lebih maksimal. Kunjungan langsung juga memberikan banyak manfaat lain yang menguntungkan seperti kesempatan untuk membantu aktivitas orangtua secara fisik. Diantaranya, membersihkan rumah, menyiapkan makanan, atau menemani ke dokter.
Tak ada salahnya pula untuk melibatkan anggota keluarga yang lain untuk pengasuhan orangtua. Keterlibatan orang lain akan membantu dan membuat ringan dalam melakukan pengawasan. Selain juga mengasah kembali ketrampilan bersosialisasi dari orangtua. Pilihlah kerabat atau kenalan yang bertempat tinggal dekat dengan lokasi rumah orangtua.
4. Bangun sistem dukungan untuk orangtua dari orang sekitar.
Cara yang paling sederhana adalah dengan melibatkan tetangga dan teman-teman orangtua. Mereka bisa menjadi mata dan telinga Anda di lingkungan sekitar, serta memberikan bantuan praktis. Carilah komunitas atau kelompok yang mendukung lansia. Tetangga, teman lama dan komunitas bisa menjadi sumber informasi, dukungan emosional, dan memberikan bantuan praktis. Atau, bila tidak ada tetangga atau kerabat, pertimbangkan untuk menyewa pengasuh profesional. Kurir paket, tukang pos dapat menjadi mata dan telinga Anda jika mereka melihat paket, surat dan koran menumpuk. Bisa jadi si orangtua sedang sakit dan tidak bisa beraktivitas.
5. Memastikan lingkungan yang aman dan nyaman.
Demi keamanan dan kenyamanan lansia, lakukan evaluasi dan perbaikilah rumah tinggalnya menjadi tempat yang ramah dengan lansia. Pastikan rumah terbebas lantai yang licin, ruangan yang penerangannya kurang, perabotan yang tidak stabil dan lain-lain. Sediakan peralatan bantu. Pertimbangkan untuk menyediakan tongkat, kursi roda, atau alat bantu lainnya untuk membantu mobilitas lansia. Pastikan pula ruangannya memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Lingkungan yang baik dan nyaman akan meningkatkan kualitas hidup lansia.
6. Perhatikan kesehatan emosional lansia.
Luangkan waktu untuk mengobrol dan mendengarkan cerita lansia. Kegiatan ini akan membuat lansia merasa dihargai dan dicintai. Ini akan membantu lansia menjaga semangat dan kualitas hidup mereka.
Sumber : sixtyandme.com
Foto : freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




