Setiap detak jantung adalah kehidupan berharga. Pesan Hari Jantung Sedunia 2025 mengajak kita untuk menjaga kesehatan jantung, karena hingga 80% kematian dini akibat penyakit kardiovaskular sebenarnya dapat dicegah.
Dunialansia.com – Sobat Muda Peduli Lansia, setiap tahun pada 29 September, dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari Jantung Sedunia.
Kampanye global ini dipimpin oleh Federasi Jantung Dunia (World Heart Federation/WHF). Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran tentang penyakit kardiovaskular (PKV)—penyebab kematian nomor satu di dunia.
Setiap tahun, PKV merenggut lebih dari 20,5 juta jiwa.
Padahal, hingga 80% kematian dini akibat PKV sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan dini, akses layanan kesehatan yang terjangkau, serta pilihan gaya hidup sehat, seperti pola makan bergizi dan aktivitas fisik teratur.
Itulah sebabnya, Hari Jantung Sedunia diperingati setiap tahun untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan jantung. Tahun 2025 menjadi momen istimewa karena menandai 25 tahun peringatan Hari Jantung Sedunia.
Perayaan ini melibatkan semua pihak—individu, keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah—untuk menjadikan kesehatan jantung sebagai prioritas bersama dan mendorong perubahan positif di seluruh dunia.
SEJARAH HARI JANTUNG SEDUNIA
Hari Jantung Sedunia ditetapkan oleh WHF dengan dukungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNESCO. Gagasan ini dipelopori Dr. Antoni Bayés de Luna, ahli jantung ternama sekaligus Presiden WHF periode 1997—1999.
Pada akhir 1998, setelah melalui konsultasi dengan jaringan anggota dan mitra global, disepakati bahwa Hari Jantung Sedunia diperingati setiap Minggu terakhir September.
Kampanye resmi perdananya diluncurkan September 2000, bertepatan dengan Olimpiade Sydney. Tema perdananya, “Let it Beat“, menekankan pentingnya aktivitas fisik dalam mencegah penyakit jantung dan stroke.
Sejak 2011, tanggal peringatan resmi ditetapkan pada 29 September. Kini, Hari Jantung Sedunia telah berkembang menjadi gerakan global yang mempersatukan individu dan komunitas untuk bertindak demi kesehatan jantung yang lebih baik.
SETIAP DETAK JANTUNG BERARTI
Hari Jantung Sedunia 2025 mengusung tema global “Don’t Miss a Beat” yang diterjemahkan menjadi “Jangan Lewatkan Satu Detak pun”—pesan yang menekankan bahwa “Setiap Detak itu Berarti”.
Tema ini mengajak kita untuk menyadari bahwa setiap detak jantung sangat berharga. Jangan sampai kita kehilangan waktu berharga yang sebenarnya dapat dicegah sejak dini akibat PKV.
Pesan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan jantung secara konsisten dan melakukan perawatan proaktif.
Kita diimbau untuk tidak mengabaikan tanda-tanda peringatan, tidak menunda pemeriksaan rutin, serta menjaga kebiasaan sehat, seperti aktivitas fisik teratur, pola makan bergizi seimbang, manajemen stres, dan intervensi medis tepat waktu.
Di tengah meningkatnya kasus penyakit jantung akibat pola hidup modern, “Don’t Miss a Beat” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata untuk melindungi ritme kehidupan di dalam jantung kita. (*)
Sumber:
Artemis Hospitals
World Heart Federation
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




