SEBERAPA SEHAT KITA MENUA? Coba Tes Kebugaran Sederhana Ini! (1)

SEBERAPA SEHAT KITA MENUA? Coba Tes Kebugaran Sederhana Ini! (1)

Tes kebugaran sederhana ini bisa membantu kita menilai seberapa sehat tubuh menua. Yuk, kenali tanda-tanda kebugaran melalui gerakan ringan yang bisa dilakukan di rumah.

Dunialansia.com – Sahabat Lansia, penuaan adalah proses alami. Tentu kita semua ingin menua dengan sehat. Namun, bagaimana kita tahu apakah tubuh kita benar-benar menua dengan baik?

Melansir Health, meski berbagai faktor memengaruhi penuaan, para ahli sepakat, kemampuan bergerak menjadi indikator kuat seberapa sehat kita menua.

Empat tes sederhana berikut dapat memberikan gambaran cepat tentang kebugaran dan umur panjang kita. Tes-tes ini telah didukung oleh penelitian ilmiah.

Catatan:

Jika memiliki masalah pada kaki, cedera, atau keterbatasan gerak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencobanya, ya.

 

Yuk, kita mulai dengan dua tes pertama.

 

1 | Timed Up & Go (TUG)

Tes ini menilai mobilitas, keseimbangan, dan risiko jatuh. Beberapa studi menunjukkan TUG dapat menjadi prediktor mortalitas yang cukup andal.

Sebuah studi (2017) pada 1.000 lansia 65 tahun ke atas menemukan, waktu TUG yang lebih lambat berkaitan dengan risiko kematian yang lebih tinggi akibat berbagai penyebab dalam 12 tahun berikutnya.

Cara melakukan:

  1. Siapkan stopwatch.
  2. Duduk di kursi berlengan standar.
  3. Buat garis di lantai sejauh 3 meter dari kursi.
  4. Hidupkan stopwatch.
  5. Berdirilah, lalu berjalan ke garis dengan kecepatan normal.
  6. Berbalik, lalu berjalan kembali ke kursi dengan kecepatan normal.
  7. Duduk kembali dan hentikan stopwatch, catat waktunya.

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), jika waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tes ini sebanyak 12 detik atau lebih, hal ini dapat menunjukkan peningkatan risiko jatuh.

 

2 | Berdiri dengan Satu Kaki

Meski tampak sederhana, kemampuan berdiri dengan satu kaki dapat mengungkap banyak hal tentang keseimbangan dan kebugaran fisik.

Sebuah studi menunjukkan, ketidakmampuan berdiri dengan satu kaki selama 10 detik pada orang berusia 50 ke atas, dapat meningkatkan risiko kematian dua kali lipat dalam dekade berikutnya.

Cara melakukan:

  1. Berdiri dengan kedua kaki rapat dan kedua tangan di samping tubuh.
  2. Angkat satu kaki dari lantai, tekuk sedikit di lutut.
  3. Gunakan stopwatch atau minta orang lain menghitung waktunya.
  4. Tahan posisi tersebut selama 10 detik sambil melihat lurus ke depan.

Sahabat Lansia, dua tes ini baru langkah awal untuk menilai kondisi tubuh. Masih ada dua tes lanjutan yang tak kalah penting untuk mengetahui seberapa sehat tubuh menua. Yuk, lanjut ke dua tes berikutnya! (*)

 

Foto:
Freepik

 

 

Sahabat Lansia, dunialansia.com bukan merupakan praktik konsultasi medis, diagnosis, ataupun pengobatan. Informasi di situs web ini tidak boleh digunakan sebagai pengganti konsultasi atau saran medis profesional. Bila Sahabat Lansia memiliki masalah kesehatan atau penyakit tertentu atau kebutuhan medis yang spesifik, konsultasikan dengan tenaga medis atau tenaga kesehatan profesional.
Yuk, berbagi artikel ini agar manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.