Penyakit kardiovaskular (PKV) masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Dengan mengenali gejala dan faktor risikonya sejak dini, kita dapat mengambil langkah pencegahan dan menjaga kesehatan jantung agar tetap kuat di usia lanjut.
Dunialansia.com – Sahabat Lansia, penyakit kardiovaskular (PKV) adalah kelompok penyakit yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah (vena maupun arteri).
Penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Mengenali gejala dan faktor risikonya sejak dini membantu kita menjaga kesehatan jantung seiring bertambahnya usia.
GEJALA
Gejala PKV dapat bervariasi bergantung pada penyebabnya. Tantangannya, seseorang bisa saja tidak merasakan keluhan apa pun (asimtomatik).
Kabar baiknya, lansia dan wanita mungkin mengalami gejala yang lebih ringan. Namun, gejala ringan bukan berarti penyakit tidak berbahaya.
Berikut beberapa gejala/tanda yang perlu diwaspadai.
# Gejala Masalah Jantung
Nyeri dada (angina)- Tekanan di dada, rasa berat atau tidak nyaman—sering digambarkan seperti “sabuk yang mengikat dada” atau “beban menekan dada”.
- Sesak napas (dispnea).
- Pusing atau pingsan.
- Kelelahan atau cepat kehabisan tenaga.
# Gejala Penyumbatan Pembuluh Darah di Seluruh Tubuh
- Nyeri atau kram pada kaki saat berjalan.
- Luka di kaki yang tak kunjung sembuh.
- Kulit kaki terasa dingin atau tampak kemerahan.
- Pembengkakan pada kaki.
- Mati rasa di wajah atau salah satu anggota tubuh—biasanya hanya pada satu sisi tubuh.
- Kesulitan berbicara, melihat atau berjalan.
Segera cari pertolongan medis darurat jika mengalami:
- Nyeri dada, tekanan, rasa berat atau tidak nyaman, terutama saat beraktivitas.
- Pingsan (sinkop).
- Sesak napas parah, terutama bila baru muncul atau semakin memberat.
- Nyeri atau mati rasa pada lengan/kaki.
- Nyeri punggung hebat seperti terasa robek atau tercabik.
FAKTOR RISIKO
Seseorang lebih berisiko terkena PKV jika memiliki faktor-faktor berikut:

- Tekanan darah tinggi (hipertensi).
- Kolesterol tinggi (hiperlipidemia).
- Kebiasaan merokok atau penggunaan tembakau (termasuk vaping).
- Diabetes tipe 2.
- Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
- Kurang aktivitas fisik.
- Memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
- Diet tinggi sodium, gula, dan lemak.
- Diabetes gestasional (diabetes selama kehamilan).
- Kondisi peradangan kronis atau autoimun.
- Penyakit ginjal kronis.
- Preeklamsia atau toksemia kehamilan.
- Penyalahgunaan alkohol.
- Penyalahgunaan obat resep atau obat rekreasional.
Sahabat Lansia, mengenali gejala dan faktor risiko PKV sejak dini dapat menyelamatkan nyawa. Jaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga jantung tetap sehat dan kuat di usia lanjut. (*)
Sumber:
Cleveland Clinic
Foto:
Freepik

Dibangun oleh sejumlah orang muda dan calon lansia. Melalui dunialansia.com, kami mengajak seluruh orang muda untuk peduli lansia, sekaligus mempersiapkan diri menjadi lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin, Taat).




